Aksi Bela Tauhid Tuntut Banser Dibubarkan

Massa Aksi Bela Tauhid mulai berdatangan ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Massa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Barisan Nusantara Pembela Tauhid (BNPT) berencana melakukan aksi di depan Kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Mereka bakal menggelar aksi menyikapi pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Limbangan, Garut, Jawa Barat. Salah satu peserta aksi yang bernama Syaiful berharap kasus ini segera tuntas. Dia bersama massa lainnya meminta agar Banser meminta maaf.

“Kami ingin ibaratnya minta maaflah,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (26/10).

Peserta lainnya, Ahmad, warga Depok, Jawa Barat, meminta pemerintah ikut menyelesaikan kasus ini.

“Ya pemerintah jangan tutup matalah, ini harus tuntas dan pelaku harus dihukum,” tegas Ahmad.

Ribuan personel kepolisian disiapkan untuk amankan aksi massa di Patung Kuda, Jakarta Pusat, siang ini. Aksi massa ini merupakan buntut dari aksi pembakaran bendera bertulis Tauhid yang dianggap milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di Limbangan, Garut, Jawa Barat.

“Kita turunkan aksi itu sebanyak pengamanan 7.633 personel ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada merdeka.com, Jumat (26/10).

Kata Argo, massa nantinya berkumpul di Patung Kuda usai melakukan solat Jumat di Masjid Istiqlal.

“Titik kumpul Patung Kuda, sasaran aksi Kemenkopolhukam,” ujarnya.

Massa Aksi Bela Tauhid mulai bergerak dari patung kuda di Jalan Thamrin, menuju kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (26/10).

Pukul 13.32 WIB, massa menyerukan salawat dan lagu aksi bela Islam. Selain itu, massa membawa spanduk bertuliskan ‘Ayo bubarkan Anshor & Banser NU’.

Massa juga mengibarkan bendera kalimat tauhid, dan beberapa kali menyerukan takbir. Sejumlah peserta aksi juga membawa anak-anak kecil.

Mereka menuntut pemerintah mengusut tuntas oknum GP Ansor yang diduga menjadi pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid.

Massa terus bertambah di depan gedung Kemenkopolhukam dan memenuhi Jalan Medan Merdeka Barat. Massa sebelumnya berangkat dari Masjid Istiqlal melalui gerbang masjid yang berhadapan dengan pintu depan Katedral menuju ke arah Lapangan Banteng.

Mereka berkumpul di Patung Kuda sebelum memulai aksi di kantor Kemenko Polhukam. Ribuan anggota polisi dan TNI mengawal aksi ini.

Polisi kemudian menutup jalan Medan Merdeka Barat, dan hanya menyisakan jalur Bus TransJakarta. Namun jalur untuk bus transjakarta tetap dibuka.

Berdasarkan informasi yang ada, Menkopolhukam Wiranto saat ini tidak berada di kantor. Wiranto dikabarkan bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (26/10/2018).