Wanita Setengah Baya Ditemukan Tewas Penuh Luka di Belakang Rumahnya

Warga Dusun Pasar Rao, Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan meninggalnya Bhu’iye (56), warga setempat, di belakang rumahnya.

Bhu’iye meninggal dengan kondisi tubuh penuh luka. Diantaranya, luka robek di kepala, luka robek di pipi kiri, luka robek di dada, luka robek di perut, luka robek di lutut kanan, luka robek di lengan kiri, luka robek di puting kiri, usus terburai, dan jari jempol tangan kiri putus.

“Korban pertama kali ditemukan anaknya sendiri, sesaat setelah mendengar suara jeritan ibunya dari belakang rumah,” kata Kapolsek Kangean, Iptu Karsono, Jumat (21/09/2018).

Informasinya, korban sekitar jam 19.00 WIB, pamit pada anaknya, akan menghadiri pengajian di rumah kerabatnya, di Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa bersama temannya.

Sekitar jam 21.30, anak korban mendengar suara jeritan dari belakang rumahnya. Namun anak korban tidak menghiraukan jeritan itu, karena tidak tahu bahwa itu suara ibunya.

“Sekitar setengah jam kemudian, saat anak korban keluar ke belakang rumah, mendapati ibunya tak bernyawa dengan tubuh penuh luka,” ungkap Karsono.

Belum diketahui siapa pelaku pembunuhan sadis itu, dan apa motifnya. Hanya saja, sas sus yang beredar di masyarakat, pembunuhan itu dilatarbelakangi isu santet.

“Kami belum berani menyimpulkan apa motif penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal. Yang jelas, kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi, untuk mengungkap kasus tersebut,” pungkasnya