Partai Demokrat Marah Deddy Mizwar Dukung Joko Widodo

Partai Demokrat kecewa dengan sikap mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang tegak lurus dengan perintah partai.

Demiz, sapaan akrab Deddy, memilih mendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin di Pilpres 2019. Sementara Demokrat telah melabuhkan dukungan ke pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sikap Demiz itu, menurut Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean sebagai sikap yang tidak menghargai partai.

Sebab, Demiz masih menyandang status sebagai kader Demokrat. Status itu diberikan saat Demiz akan menjadi calon gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018 lalu.

“Kang Deddy Mizwar, anda yang harusnya menghargai Demokrat. Keluar dulu dari Demokrat baru dukung yang lain,” jelasnya di akun Twitter @LawanPoLitikJKW.

Menurutnya, Demiz telah lupa dengan dukungan tanpa syarat yang diberikan Demokrat di Pilgub Jabar. Kala itu, semua kader dikerahkan untuk bersatu padu membantu pemenangan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, baik secara materil dan imateril.

“Tuan khianati hati mereka tanpa merasa bersalah,” tukasnya.