Musik Yoga untuk Kesehatan Jantung

Mendengarkan musik yang lembut dan menenangkan sebelum tidur dapat menurunkan tingkat kecemasan seseorang.

Beberapa orang menyukai iringan musik untuk pengantar tidur. Pilihan jenis musiknya beragam, ada yang suka musik lirih, lembut, hingga cadas. Namun menurut penelitian, musik sebelum tidur yang bermanfaat bagi kesehatan jantung adalah yang bersifat meditatif seperti musik yoga.

Riset dilakukan oleh peneliti dari India untuk mengetahui efek mendengarkan berbagai jenis musik terhadap kecemasan serta kesehatan menyeluruh seseorang.

Dilansir dari Independent, riset ini telah dipresentasikan di Kongres European Society of Cardiology, Jerman. Peneliti menyimpulkan, mendengarkan musik yang lembut dan menenangkan sebelum tidur dapat menurunkan tingkat kecemasan seseorang.

Riset dilakukan dengen meneliti 149 peserta yang berada dalam kondisi kesehatan baik dengan rata-rata usia 26 tahun. Peserta diminta untuk mengambil bagian dalam tiga sesi tidur pada tiga malam yang berbeda.

Pada sesi pertama, peserta diminta untuk mendengarkan musik tenang atau musik yang digunakan di kelas-kelas yoga sebelum mereka tidur. Pada sesi kedua, peserta mendengarkan musik pop dengan irama teratur sebelum tidur.

Sementara itu, pada hari ketiga mereka diminta tidur tanpa mendengarkan musik apapun. Periset juga mengukur denyut jantung peserta selama lima menit sebelum musik atau periode diam di mulai, selama 10 menit musik dimainkan atau selama periode hening dan selama lima menit sesudahnya.

Peneliti mendapati variabilitas denyut jantung peserta meningkat selama musik yoga, turun selama mendengar musik pop, dan tetap sama ketika tidak ada musik yang dimainkan. Variabilitas denyut jantung adalah variasi waktu antara denyut satu dengan berikutnya. Ini berbeda dengan denyut jantung yang diukur berapa detak per menit.

ilustrasi (vebma.com)

Selanjutnya, para ilmuwan menggunakan skala Kecemasan Goldberg untuk mengukur tingkat kecemasan para peserta sebelum dan sesudah setiap sesi tidur. Peneliti mencatat tingkat kecemasan peserta menurun secara drastis ketika mendengar musik yoga, meningkat banyak setelah mendengarkan musik pop, dan juga meningkat setelah periode diam.

Sayangnya, riset ini hanya menggunakan subjek penelitian dalam jumlah kecil. Namun, Dr Naresh Sen selaku pemimpin riset percaya jika mendengarkan musik yoga atau semacamnya  sebelum tidur bisa mendatangkan efek positif pada kesehatan jantung.

“Kami menggunakan terapi musik di rumah sakit kami dan dalam penelitian ini kami menunjukkan musik yoga memiliki dampak positif pada variabilitas detak jantung sebelum tidur,” kata Dr Sen.

Menurutnya, tidak semua ilmuwan setuju dengan hasil riset ini. Tapi, orang India telah lama percaya pada kekuatan berbagai terapi selain obat-obatan sebagai cara pengobatan untuk penyakit.

“Ini adalah penelitian kecil, dan penelitian lebih lanjut diperlukan pada efek kardiovaskular dari intervensi musik yang ditawarkan oleh terapis musik yang terlatih,” paparnya.

Menurut Dr Sen, mendengarkan musik yang menenangkan sebelum tidur adalah terapi yang murah dan mudah diterapkan, serta tak berbahaya.

“Mendengarkan musik yoga pada waktu tidur memperlambat denyut jantung tubuh sehingga tubuh yang semula dalam mode ‘siaga’ menjadi lebih santai,” tambahnya. B Hardjono