Merasa Tak Pasang Spanduk #Gantipresiden dan Tegakkan Khilafah Islamiya”, PKS Depok Lapor Polisi

Merasa dirugikan dan difitnah, DPD PKS Kota Depok mempolisikan pemasang spanduk ‘khilafah islamiyah’ yang mencatut nama partai berlambang bulan sabit kembar ini.

Senin (10/9) PKS membuat laporan ke Mapolresta Depok dan meminta polisi mengusut pelaku penyebaran spanduk tersebut

Kepada wartawan, Ketua Bidang Polhukam DPD PKS Depok Yogo Pamungkas menjelaskan tentang pemasangan spanduk, karena isinya menyebarkan berita yang tidak benar terhadap PKS.

“Spanduk itu cenderung memfitnah,” tutur Yogo di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Senin (10/9).

Yogo mengungkapkan, spanduk yang dilaporkan itu bertulisan “#2019GantiPresiden dan Ganti Sistem” dan ditemukan kader PKS di Jalan Tol Cijago, Gas Alam, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos dan di pertigaan Masjid Al-Huda, Kecamatan Sukmajaya Jumat (7/9) lalu.

“Di situ juga ada tulisan ‘khilafah’ di mana HTI dijejerkan dengan pengurus PKS, sehingga mengesankan PKS dan HTI mau buat negara khilafah, itu cenderung fitnah buat PKS,” ungkapnya.

Ia menegaskan, PKS tidak pernah membuat spanduk tersebut dan tidak pernah menyatakan akan mengganti Negara Indonesia dengan negara Khilafah Islamiyah.

Untuk itu, pihaknya melaporkan oknum yang memasang spanduk itu ke polisi agar memberikan efek jera. Sebab, dikhawatirkan hal ini akan membuat persepsi negatif terhadap PKS jika terus-menerus dibiarkan.

“Kalau ini dibiarkan, jadinya akan membentuk persepsi yang salah di masyarakat. Oleh karena itu, supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi, ya kita laporkan,” tegas Yogo.