KPK Segera Sidangkan Kadis Perindustrian Jawa Timur

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan berkas penyidikan Moch. Ardi Prasetiawan, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Prasetiawan menjadi tersangka bersama Samsul Arifien, mantan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur dalam kasus dugaan suap terhadap anggota DPRD Jatim terkait pengawasan penggunaan anggaran dan revisi Perda Jatim 2017.

”Hari ini dilakukan pelimpahan berkas, barang bukti dan tersangka MAP, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dalam kasus dugaan suap terkait fungsi pengawasan oleh DPR Prov Jawa Timur terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan penggunaan anggaran di Provinsi Jawa Timur TA 2016-2017, ke penuntutan tahap 2,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (4/9/2018).

Menurut Febri, sidang rencananya akan digelar di PN Tipikor Surabaya. Hingga saat ini ada 39 saksi yang diperiksa untuk tersangka Prasetiawan. Unsur saksi yakni Anggota DPRD Jawa Timur, Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas dan Mantan Kepala Dinas di Provinsi Jawa Timur, dan Kepala Bulog Jawa Timur.

”MAP ditetapkan sebagai tersangka bersama Kadis Perkebunan Jatim SAR. Mereka diduga menyuap anggota DPRD Jatim terkait pengawasan penggunaan anggaran dan revisi Perda Jatim 2017,” kata Febri.

Seperti diketahui, tersangka MAP dan SAR selaku Kepala Dinas di lingkungan Provinsi Jawa Timur yang merupakan mitra kerja Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur diduga telah memberikan hadiah atau janji terkait fungsi pengawasan dan pemantauan oleh DPRD Provinsi Jawa Timur terhadap pelaksanaan perda dan penggunaan anggaran di Provinsi Jawa Timur TA 2016-2017. Atas perbuatannya, MAP dan SAR disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001jo. pasal SS ayat(1)ke-1 KUH Pidana.

Keduanya menambah daftar tersangka dalam perkara ini. Sebelumnya KPK telah menetapkan tujuh orang lainnya sebagai tersangka dari unsur DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketujuhnya adalah Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur Mochmada Basuki, Rahman Agung (Staf DPRD Prov Jatim), Muhamad Santoso (Staf DPRD Prov Jatim), Moh. Kabil Mubarak (Anggota DPRD Prov Jatim), Bambang Heriyanto (Kepala Dinas Pertanian Prov Jatim), Anang Basuki Rahmattidak (PNS Dinas Pertanian Prov Jatim), dan Rahayati (Kepala Dinas Peternakan Prov Jatim).