Hajatan Kades Pulang Haji, Puluhan Warga Keracunan Nasi Kuning

 

Puluhan warga Kampung Seseupan RT 01/01, Desa Wangunjaya, Cugeunang, Cianjur, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Cianjur akibat keracunan.

Korban, diketahui keracunan usai mengkonsumsi makanan dari hajatan di rumah kepala desa setempat.

Solihin, salah satu warga setempat menyatakan, sebelumnya warga menghadiri acara hajatan di rumah kepala desa setempat, Misbah, pada Jumat, (14/9/2018) malam. Para warga mendapat nasi kuning yang sudah dikemas.

“Hajatan di rumah Pak Lurah, kan habis pulang hajian. Itu hajatannya hari Jumat malam,” tuturnya ditemui di RSUD Cianjur, Minggu (16/9/2018).

Dalam hajatan itu, warga tidak langsung merasakan keanehan atau tanda-tanda keracunan. Baru pada keesokan harinya, sejumlah warga mulai bertumbangan.

“Jumat malam gak ada tanda-tanda (keracunan). Baru mulai Sabtu pagi, ada yang mulai kerasa,” jelasnya.

Rata-rata, lanjutnya, warga merasakan pusing, mual dan muntah. Awalnya yang hanya beberapa, bertambah sampai dengan puluhan dalam hitungan jam.

“Merela  dirawat dulu di puskesmas, tapi ternyata korban tambah banyak. Ada puluhan terus dibawa ke rumah sakit hari ini,” lanjutnya.

Ia menambahkan, tidak semua warga yang ikut mengkonsumsi makanan dalam hajat tersebut merasakan gejala keracunan. Diduga, keracunan dipicu oleh nasi kuning yang disajikan.

“Kemungkinan karena nasi kuning. Itu katanya masaknya pakai bumbu jadi,” katanya.

Selain warga, sambungnya, kepala desa dan istrinya juga menjadi salah satu korban keracunan.

“Kalau anaknya enggak kena. Tapi kepala desa sama istrinya yang juga jadi korban,” tutupnya.

Sampai berita ini ditulis, korban keracunan yang dirujuk ke RSUD Cianjur sudah mencapai 20 orang.

Kabarnya, jumlah korban mencapai 50 orang lebih terdiri dari anak-anak sampai orang dewasa.