Dua Penyerang Polisi di Jalan Tol Ditembak Mati

Rajendra Sulistiyanto (RS) dan Ica Ardebaron (IA), terduga teroris yang menembak dua polisi di jalan tol Kanci-Pejagan, Cirebon, tewas. Mereka ditembak anggota Densus 88 Antiteror, Senin  (3/9/2018) karena melawan dengan senjata rampasan saat akan ditangkap.

Rajendra juga diketahui menantu Ahmad Surya, terduga teroris yang sebulan sebelumnya ditangkap. Karena itulah, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat menduga Rajendra melakukan aksi teror karena dendam.

Rajendra alias RS diketahui melakukan dua serangan terhadap anggota kepolisian. Pada Senin (20/8) dua pekan lalu, dia berboncengan dengan seorang temannya menyerang Brigadir Angga Dwi Turangga dan merampas senjatanya. Lalu, empat hari berselang (24/8), giliran dua polisi IPDA Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana yang ditembak.

Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menjelaskan, setelah perampasan dan penembakan dua anggota, Densus 88 melakukan penyelidikan dan menangkap dua terduga teroris. Masing-masing berinisial C dan G Minggu (2/9). “Keduanya membantu aksi teror yang dilakukan RS, H, I, dan U,” ucap dia.

Selanjutnya, penangkapan dilakukan kemarin pagi, pukul 09.30, terhadap RS dan IA. Dalam penangkapan itu terjadi perlawanan. Mereka diketahui membawa senjata api rampasan jenis revolver. “Keduanya akhirnya tertembak petugas dan meninggal dunia. Senjata apinya berhasil disita,” ucap Setyo.