Ciptakam Jatim Aman, Kapolda Jatim Silaturahmi Ke Gubernur Khofifah

Surabaya. Forum Keadilan.com,Sabtu (29/09/2018): Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan, M.Si bertandang ke rumah Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa. Langkah ini ditempuh untuk menyambung tali silaturahmi. Pertemuan itu berlangsung di rumah Gubernur Khofifah Jalan Jemursari VIII, No. 124, Surabaya, Sabtu (29/09/2018).

Dalam pertemuan itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Luki Hermawan didampingi Kabid Propam dan Kabid Humas Polda Jatim. Pertemuan berlangsung tertutup itu, berlangsung selama dua jam. Usai pertemuan, Kapolda Jatim mengungkapkan selamat atas terpilihnya bu Khofifah sebagai Gubernur Jatim Terpilih dan harapan adanya dukungan dari segenap elemen masyarakat dalam menciptakan Jatim Aman.

“Dengan adanya komunikasi yang baik ini, saya harapkan kita dapat saling bahu membahu membangun sinergitas positif guna menciptakan situasi Jatim yang aman dan kondusif, khususnya dalam rangka menyambut Pileg dan Pilpres 2019”, ujar Jendral bintang dua asal Kudus singkat.

Usai pertemuan, Khofifah mengatakan pertemuan ini lebih pada silaturahmi dan saling memperkenalkan diri. Terlebih Luki baru menjabat selama satu bulan di Jatim.

Khofifah juga mengaku topik pembicaraannya dengan Luki hanya berfokus pada kondisi keamanan Jatim di tahun politik. Keamanan dan kondusivitas di Jatim harus dijaga bersama, bukan hanya tugas kepolisian, namun masyarakat dan semua elemen harus berperan.

“Yah, tadi banyak yang dibicarakan. Salah satunya ya itu. Soal tahun politik ini. Intinya di tahun politik ini hindari fitnah, hindari hoaks,” tandas Khofifah.

Fitnah dan hoax, menurut Mantan Menteri Sosial, lebih banyak memancing situasi masyarakat ke arah negatif. Sehingga komitmen untuk kampanye yang positif, tidak menyudutkan dan yang sehat harus dibangun dari lini manapun.

Terlebih Jatim adalah area pertarungan dalam Pilpres. Sehingga dikatakan Khofifah semua pihak tetap harus menjaga persatuan meski dalam persaingan perebutan suara. “Itu saja sih, Jawa timur menjadi pertarungan itu iya,” tambahnya.

Lebih lanjut, selain membicarakan masalah tahun politik, Khofifah dan Kapolda juga bercengkrama untuk membicarakan kerjasama strategis nanti jika Khofifah sudah dilantik sebagai gubernur. Tentunya sinergi butuh dibangun agar Jawa Timur terjaga. “Nggak hanya ke sini saja. Kabarnya beliau juga menemui pihak-pihak lain seperti pondok pesantren dan yang lain,” pungkasnya.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Luki dijamu dengan masakan rumahan oleh Khofifah di antaranya sate ayam, rawon hingga sayur asem. Pertemuan keduanya pun berlangsung cair dan hangat. (IPEH)