Selain Mengaku Titisan Nyi Roro Kidul, Ratu Gemblung Kerajaan Ubur-Ubur Juga Mengaku Sebagai Herkules

Ratu Kerajaan Ubur-Ubur, Aisyah Tusalamah Baiduri Intani, yang kini menjadi sorotan publik, mengaku sebagai jelmaan Nyi Roro Kidul.  Unisanya 38 tahun. Dia tinggal di ‘keratonnya’ yang terletak di sebuah rumah di Lingkungan Tower Indah Sayabulu RT 02/RW 07, Kelurahan Serang, Kota Serang, Banten.

Aisyah biasa dipanggil  “Ibu” oleh para pengikutnya yang berjumlah 12 orang. Hal itu dituturkan oleh akun facebook Yazrian Muntaha. Sedangkan para pengikutnya ini disebut dengan ‘Anak Ibu”.

Rumah Ratu Kerajaan Ubur-Ubur dijaga polisi

 

Aisyah disebut merupakan penganut ajaran Sunda Wiwitan. Namun, tidak murni karena menurut Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang Amas Tadjuddin, Aisyah mencampuradukkan antara Sunda Wiwitan, Islam, dan ajaran Nyai Roro Kidul, sehingga ajarannya pun dianggap menyimpang.

Sekedar informasi Sunda Wiwitan adalah ajaran asli di Tanah Sunda, khususnya di Kanekes, Banten. Wiwitan berarti mula, pertama, asal, pokok, jati. Dengan kata lain, agama yang dianut oleh orang Kanékés ialah agama Sunda asli. Menurut Carita Parahiyangan adalah agama Jatisunda.

Sunda Wiwitan meyakini kekuasan tertinggi adalah Sang Hiyang Keresa (Yang Maha Kuasa) atau Nu Ngersakeun (Yang Menghendaki). Disebut pula Batara Tunggal (Tuhan Yang Maha Esa), Batara Jagat (Penguasa Alam), dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib), yang bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dalam konsep agama Hindu (Brahma, Wisnu, Syiwa, Indra, Yama.

Dalam mitologi orang Kanékés, ada tiga macam alam: (1) Buana Nyungcung, tempat bersemayam Sang Hiyang Keresa, yang letaknya paling atas; (2) Buana Panca Tengah, tempat manusia dan makhluk lain berdiam; dan (3) Buana Larang, yaitu neraka yang letaknya paling bawah.

Antara Buana Nyungcung dan Buana Panca Tengah terdapat 18 lapisan alam, tersusun dari atas ke bawah. Lapisan teratas bernama Bumi Suci Alam Padang atau menurut kropak 630 bernama Alam Kahiyangan atau Mandala Hiyang. Lapisan alam ini tempat tinggal Nyi Pohaci Sanghiyang Asri dan Sunan Ambu.

Namun Aisyah mencampuraduk berbagai ajaran dari berbagai sumber, bahkan dari Yunani. Bagai Heraklius atau Heracles atau Hercules, Aisyah mengaku mendapatkan tugas dari 12 bintang dan 12 dewa ke bumi. Hal itu ia sebutkan dalam video siaran langsung miliknya di akun Sin Shima Syaba. “Akulah heraklius yang memiliki tugas dari 12 bintang dan 12 dewa,” katanya.

Tingkah laku ratu ini pun bisa dibilang aneh. Di rumahnya, ia memajang berbagi foto pahlawan. Mulai dari Cut Nyak Dien, Nyi Roro Kidul, ratu dari India, hingga Snow White. Namun, semua foto tersebut sudah diedit di bagian muka sehingga mirip dengan dirinya.

Ajaran-ajaran dari Aisyah pun dianggap menyimpang oleh MUI Serang. Mulai dari menganggap Nabi Muhammad adalah wanita, Hajar Aswad merupakan representasi dari kelamin wanita, Allah memiliki makam petilasan di Serang, Ka’bah bukan kiblat untuk salat, hingga mengajak untuk mengimani Nyi Roro Kidul.

Selain itu, Aisyah  sering mengunggah video dirinya yang meracau mengenai berbagai hal. Seperti membahas Sukarno, Nabi Muhammad, hingga Jokowi. Namun bahasannya itu sulit diterima oleh akal sehat.

Tak cuma itu, selain mengaku sebagai jelmaan Nyi Roro Kidul, Aisyah pun mengaku sebagai seorang penerima wahyu. Tugas kerajaan di bawah pimpinan Aisyah pun tidak main-main. Berdasarkan pengakuan Aisyah sendiri, Kerajaan Ubur-ubur ini memiliki misi untuk mencairkan sejumlah uang dari berbagai rekening bank baik di luar negeri maupun di Indonesia.

“Di luar negeri tertulis atas nama Maryam dan di Bank Indonesia atas nama Muhamad menggunakan sandi rahasia M1 (em satu), dan itu merupakan simbol nama Muhamad sebagai nabi asli keturunan kelahiran Indonesia,” tutur Sekretaris MUI Kota Serang, Tadjuddin, Senin 13 Agustus 2018.

Dalam video yang diunggah ke Youtube, Aisyah mengemukakan hal-hal yang aneh. Misalnya berikut ini. “Halo Sampurasun semua putra-putiku, kita kembali lagi ya bertemu denganku. Ya seperti biasa rencana manusia tinggal rencana ya. Tapi ternyata Tuhan memberikan petunjuk kepadaku agar disampaikan kepada pemerintah,” kata Aisah membuka percakapan.

Dalam sebuah video berdurasi 19 menit 41 detik itu, Aisah bicara panjang lebar mengenai DN Aidit, Cut Nyak Dien, Sukarno, Nabi Muhammad hingga Presiden Jokowi. Dia bahkan menyebut menerima wahyu bahwa Jokowi merupakan sosok Satria Piningit.  “Aku datang bukan ingin dipercaya, karena kalau harus dipercaya maka aku harus berhijab dan aku harus jaga imej, tapi aku datang tidak untuk itu. Ngomong di video pun aku tidak mandi,” tambahnya.

Juga kalimat berikut yang menanggapi hujatan di media sosial terhadap unggahannya di Youtube. “Kalian ga usah banyak ngomonglah, orang gila ini kenapa sampai sekarang masih bertahan. Ngaku inilah ngaku itulah tapi ga ada yang nyiduk aku. Malah semua menyayangi aku termasuk Pak Jokowi pun,” timpalnya.

Dan banyak lagi ucapan-ucapannya yang nyleneh. Kadang ia menyelipkan nyanyian berbahasa Sunda atau lagu berbahasa Indonesa berirama dangdut  dalam monolognya di Youtube.

Aisyah Tusalamah Baiduri Intan memiliki suami bernama Rudi Chairil Anwar yang seorang tunanetra. Rudi orang pertama dan berulang kali mengingatkan agar istrinya berhenti menggerakkan aktivitas kelompok tersebut. “Dengan keterbatasannya, Rudi terus menyadarkan dan berusaha membuka hati istrinya, tapi tidak bisa juga,” ujar Kepala Kepolisian Resor Kota Serang Ajun Komisaris Besar Komarudin di Serang, Rabu 15 Agustus 2018.

Rudi sehari-hari membuka praktik pengobatan alternatif. Sebagai tulang punggung keluarga, Rudi juga berdagang dengan menjual burung dan bekerja di pemancingan ikan di dekat rumahnya di Gang Tower Pemancingan, Sayabulu, Kota Serang. “Ekonomi mereka biasa biasa saja, tapi dia bisa menghidupi keluarganya,” kata Komarudin.

Rudi juga dikenal menguasai ilmu agama Islam dan hafal sebagian besar surat dalam Al-Qur’an. Terbukti saat Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kota Serang dan Kasepuhan Kota Serang berdialog kemudian menguji ilmu agama lelaki itu. “Luar biasa pemahamannya soal agama Islam dan Al Qur’an, hampir semua surat dia hafal dengan baik,” kata Komarudin.

Rudi sudah meminta agar Aisyah menghentikan ambisi dan segala kegiatan yang menyimpang. Tapi perempuan 38 tahun itu malah marah. “Kalau sudah begitu, piring dan gelas di rumah melayang terbang,” kata Rudi.

Menilik latar belakang keluarga, polisi melakukan tes kejiwaan terhadap Aisyah. Kapolres Kota Serang AKBP Komarudin mengatakan ahli psikologi telah selesai melakukan tes kejiwaan. “Tes kejiwaan sudah dilakukan, tapi belum keliatan hasilnya,” ujar Komarudin di Serang, Kamis malam, 16 Agustus 2018.

Sambil menunggu hasil tes kejiwaan Aisyah selesai, tim penyidik Polres Kota Serang akan mencari pembanding dari hasil pemeriksaan ahli psikologi lainnya. “Nanti akan ketahuan hasilnya waras, tidak waras, sehat atau ada pengaruh lain,” kata Komarudin.

Kepada polisi yang memeriksanya ibu tiga anak ini mengaku khilaf. Pendiri sekte Kerajaan Ubur Ubur itu menyesali perbuatannya menyebarkan paham yang menyimpang dari ajaran agama. “Dia mengaku khilaf dan berjanji ingin kembali ke jalan yang benar,” kata Komarudin.

Polisi mengaku sangat berhati hati melakukan penyidikan dugaan ajaran aliran sesat ini. Selain melibatkan ahli kejiwaan, polisi juga melibatkan ahli bahasa dan ahli pidana untuk ikut membantu dalam proses penyidikan dan penyelidikan.