Satu Juta Muslim China Etnis Uighur Diduga Ditahan Di Kamp Konsentrasi

Seorang anggota panel dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Gay McDougall  pada  Jumat (10/8) menerima banyak laporan yang dapat dipercaya. Ia mengatakan, satu juta etnis Uighur ditahan dalam kamp  besar yang diselimuti kerahasiaan di wilayah Xinjiang  Panel akan menerbitkan temuannya pada 30 Agustus.

“Saya melihat bahwa Anda tidak menyangkal  program pelatihan kontra ekstremis atau indoktrinasi ini tidak terjadi,” kata McDougall kepada delegasi Cina pada Senin.

Setelah peninjauan kembali, McDougall menyebut proses dialog dengan Cina akan  memakan  waktu yang lama.

Dolkun Isa, presiden dari Kongres Uighur Dunia menyuarakan kekecewaannya.

“Mereka bahkan membantah ada kamp-kamp itu. Ini bukan beberapa ratus orang – itu lebih dari satu juta hingga tiga juta dalam tahanan. Tetapi pemerintah Cina hanya menutup matanya,” katanya.

Namun Pemerintah Cina menolak tuduhan panel PBB yang menyebut satu juta warga Uighur ditahan di kamp-kamp di wilayah Xinjiang.

Seorang pejabat senior Partai Komunis, Hu Lianhe, mengatakan, pihak berwenang di wilayah Xinjiang barat jauh menjamin kebebasan beragama warganya dan melindungi kegiatan keagamaan normal.

“Argumen bahwa satu juta orang Uighur yang ditahan di pusat-pusat kontra ekstremisme  sepenuhnya tidak benar. Tidak ada yang namanya pusat itu,” kata Hu kepada Komite Nasional Penghapusan Diskriminasi Rasial.

Hu menuduh teroris asing dan ekstremis mencoba untuk menghidupkan pasukan separatis di Xinjiang yang mengarah ke pembunuhan maupun pembakaran.

Dia mengatakan, Cina telah menekan kejahatan tersebut sesuai dengan hukum dan tidak berupaya untuk melakukan ‘de-islamisasi’ di wilayah tersebut. “Mereka yang ditipu oleh ekstremisme agama harus dibantu oleh pemukiman kembali dan pendidikan,” tambahnya.