Ratna Bilang Ma’ruf Amin Ketuaan, Hanura Sebut Ratna Sakit Jiwa Dan Prabowo Panik

Sabtu 11/8/2018 Aktivis Ratna Sarumpaet yang kerap mengeluarkan pernyataan pedas,  mengkritik Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin yang maju sebagai cawapres Jokowi di Pilpres 2019.

Ratna menganggap Ma’ruf Amieni terlalu tua dan sakit-sakitan. Partai Hanura balik menyerang Ratna dengan sebutan ‘sakit jiwa’.

Kritik Ratna itu disampaikan melalui  akun Twitter @RatnaSpaet. Kepada pers dia kemudian menjelaskan alasannya. “Ya buat apa Ma’ruf Amin diambil sebagai wapres, secara usia uzur sakit pula, sakit jantung, lemah jantung kan dia. Orang boleh dong, aku bertanya-tanya dong, di politik kan mau apa,” kata Ratna.

Pernyataan Ratna langsung saja ditanggapi oleh kader partai pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf amin. “Seseorang divonis sakit jantung atau lemah jantung tentunya melalui pemeriksaan medis, bukan melalui mulut sompretnya Ratna Sarumpaet. Tapi seseorang yang sakit jiwa bisa langsung kelihatan dari ocehannya seperti Ratna Sarumpaet tuh!” kata Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah kepada detikcom, Minggu (12/8/2018).

Inas mengatakan Ratna tak bisa sembarangan memvonis Ma’ruf mengidap penyakit jantung. Dia menyebut pernyataan Ratna menunjukkan tanda-tanda sakit jiwa.

Dia pun menduga Ratna sebenarnya panik lantaran Prabowo Subianto tak berhasil merangkul ulama. Sementara Jokowi berhasil melangkah bersama Ma’ruf di Pilpres 2019.

“Kegelisahan si mulut sompret adalah cermin kepanikan kubu Prabowo karena Pak Jokowi dinilai melakukan langkah yang jitu karena memilih KH Ma’ruf Amin menjadi cawapres,” tutur Inas.