Pura-Pura Terserempet Mobil Lalu Merampok

Jajaran Polsek Kelapa Gading meringkus empat perampok bermodus sandiwara terserempet mobil di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mobil yang berhasil mereka berhentikan, langsung didatangi komplotan mereka untuk melancarkan aksinya.

“Salah satu pelaku yang sedang berbonceng motor, berpura-pura terjatuh dan terserempet mobil korban, sedangkan para pelaku lainnya sudah stand by,” ujar Kapolsek Kelapa Gading Kompol Martua Silitonga di Mapolsek Kepala Gading, Rabu (1/8/2018).

Keempat pelaku tersebut adalah MD berperan sebagai penadah, AA sebagai orang yang membonceng salah satu pelaku lain, ST sebagai orang yang mengambil paksa harta milik korban, serta MY yang berperan mengawasi situasi.

Korban terbaru mereka adalah DS yang dirampok perhiasannya saat hendak mengecek apakah benar ada korban kecelakaan. Mereka diciduk di lokasi berbeda, tetapi masih dalam wilayah Pegangsaan Dua, Jakarta Utara.

Kejadian yang menimpa DS, berawal saat para pelaku yang sudah bersiap di posisi masing-masing, mendekati sambil menggedor-gedor pintu mobil korban. Para pelaku memberitahu korban ada orang yang terserempet mobilnya.

Saat mobil korban berhenti, para pelaku meminta korban turun dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di saat itulah, dua pelaku lain datang dan langsung mengambil paksa cincin dan jam tangan yang dikenakan korban.

“Korban tetap berada di dalam mobil. Kemudian salah satu pelaku masuk ke dalam mobil korban berdalih akan menyelesaikan permasalahan tersebut dan meminta uang ‘damai’,” kata Martua.

Tidak hanya perhiasan yang dikenakannya, para pelaku juga menggondol uang tunai sebesar Rp 500 ribu dan telepon genggam korban. Kemudian, para pelaku tersebut lari dengan menggunakan sepeda motor.

Hingga kini polisi masih memburu kelima pelaku lain yaitu CC, OP, EP, JK, dan SS. CC merupakan otak yang ada di balik modus perampokan itu. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 Ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.