Praktisi Optimis Poldasu Jadikan Hukum Sebagai Panglima

Puji Kapolri Menempatkan Personil Kredibel dan Berintegritas di Sumut

Praktisi hukum Sumatera Utara optimis Poldasu akan selalu mengedepankan penegakan hukum. Optimisme ini seiring dengan kearifan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam menempatkan personil berintegritas tinggi dan kredibel di Sumatera Utara.

“Kita optimis Poldasu akan tetap menjadikan hukum itu sebagai panglima. Tidak ada yang berubah di Polda. Pergantian pimpinan, bukan berarti proses penegakan hukum melemah, justeru akan lebih intensif,”  ujar Arizal SH MH menjawab wartawan terkait mutasi perwira di jajaran Poldasu, Selasa (14/8/2018).

Dalam pandangan Arizal, sosok Kapoldasu Agus Andrianto dan Wakapolda Mardiaz Kusin Dwihananto, sangat paham dengan kondisi Sumatera Utara. “Keduanya sudah tidak diragukan dalam penegakan hukum,” tegas Arizal.

Secara khusus, Arizal menilai sosok Mardiaz yang sudah begitu melekat dengan masyarakat Sumut, khususnya Kota Medan. “Kita yakin karena Mardiaz cukup dikenal di Sumut dan memang mengenal karakter masyarakat Sumut. Jadi dia mengetahaui hal-hal apa yang akan dilakukannnya untuk mengantisispasi serta mencari solusi untuk penegakan hukum di Sumut,” kata praktisi yang dekat dengan wong cilik ini.

Mardiaz,  kata Arizal, saat menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, selalu menunjukkan prestasi yang gemilang dan memuaskan. “Beliau sepengetahuan saya,  sering menjadi tumpuan warga yang mencari keadilan,” sebutnya.

Arizal mengaku salut kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang begitu bijak menempatkan orang yang kredibel dan berintegrasi tinggi bertugas di Sumut. “Saya optimis Poldasu akan lebih dipercaya oleh masyarakat pencari keadilan. Saya juga yakin, Poldasu akan menjadikan hukum sebagai panglima,” ujarnya.