Polres OKI Utamakan Penanganan Karhutla

 

Forumkeadilan (31/08/2018) Polres OKI salah satu wilayah di Sumatera Selatan  yang rawan kebakaran hutan dan lahan dan angin dari OKI bisa ke arah Palembang. Salah satu polres prioritas untuk penanganan karhutla dikaitkan dengan Asian games nanti’ ujar Kapolres OKI AKBP Ade Harianto.SH.

Sebanyal 12 titik api. Yg besar ada dua, di lahan perusahaan dan penduduk. Sudah dilakukan upaya penegakan hukum akan kita proses sesuai aturan yang berlaku dan proses secara tegas dan keras serta apabila lahan tersebut dibakar, masyarakat buka lahan dengan dibakar itu tidak akan boleh diolah karena kita status quokan lahan tersebut sampai proses penyelidikan ada lima kecamatan. Tulung selatan, sungai menang, cengal, air Sugihan, pangkalan Pampang.

Kita lakukan sosialisasi, kita libatkan Babinkamtibnas kemudian Kapolsek dengan menggandeng seluruh potensi masyarakat yang ada. Kita gandeng Masyarakat peduli api. Kemudian kita buat lagi sekat Kanal, itu efektif karena membuat air di wilayah gambut tetap ada sehingga gambut tetap basah, Selain menangani masalah kebakaran hutan yang asapnya jangan sampai mengganggu acara asian games yang gak lama lagi akan berlangsung di kota Palembang,salah satu Polres Prioritaskan untuk penanganan karhutla dikaitkan Asian Games nanti’.ujarnya.
Selain itu Jajaran Polres OKI beserta Tim Supervisi dari Humas Mabes Polri memberikan penyuluhan tentang paham radikalisme, yang diikuti
300 siswa dan siswi SMA Negeri 3 unggulan kayuagung sosialisasi antisipasi paham radikalisme yang di sampaikan oleh pernosil
Ipda Sutikno selaku perwakilan jajaran personil Polres OKI menyampaikan materi tentang kelompok-kelompok pemahaman radikal yang dapat memecah belah persaruan dan kesatuan NKRI

Tak hanya memahami kelompok-kelompok radikal pentahapan radikalisasi serta kondisi seseorang yang sudah terpengaruh radikalisme, selain
Ipda sutikno, Aipda Imam
juga menyampaikan kepada para siswa betapa pentingnya personil kepolisian untuk memberikan arahan tentang paham radikalisme.(Musrifah)