Pemerintah Kota Depok Digugat Warganya Soal Sampah

Perjuangan warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, akan dimulai Senin (27/8/18) dengan agenda sidangan gugatan warga kepada Pemerintah Kota Depok, terkait buruknya pengelolaan tempat pengelolaan sampah akhir (TPA) Cipayung.

Kuasa hukum warga korban TPA Cipayung, Achmad Faisal mengatakan, sidang perdana di PN Depok beragendakan pemeriksaan perkara perdata.

“Berdasarkan surat yang diterima tim kuasa hukum, sidang digelar pukul 09.00,” kata Faisal. Faisal mengaku akan membeberkan masalah yang ditimbulkan akibat buruknya pengelolaan TPA Cipayung.

“Dengan dimulainya sidang gugatan perdata ini, diharapkan dalam persidangan akan terungkap fakta-fakta pelanggaran yang dilakukan Pemkot Depok,” katanya.

Sebagaimana gugatan yang diajukan warga, pengelolaan TPA Cipayung telah melanggar aturan yang ada. “Harapan kami, warga dapat memperoleh hak-haknya yang selama ini dilanggar Pemkot Depok dan mendapat kompensasi yang layak,” ujar Faisal.

Ia menyatakan, warga menggugat Pemkot Depok untuk menjalankan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2012-2032, khususnya Pasal 64 ayat (1) huruf (O) dan huruf (p).

Pasal tersebut berbunyi tentang Penataan dan Pengembangan TPA Cipayung, TPA Pasir Putih dan UPS di seluruh wilayah kota, serta pembangunan buffer zone atau kawasan penyanggah di TPA Cipayung dan Pasir Putih.

Koordinator warga korban TPA Cipayung, Bambang Sutrisno menyatakan, dengan proses hukum yang mulai bergulir, ia berharap Pemkot Depok mendengar keluhan warga. Terutama soal dampak yang ditimbulkan TPA Cipayung, seperti kerusakan lingkungan dan polusi udara.