Laporan Polisi SBY Terhadap Antasari Azhar 1,5 Tahun Lalu Masih Diselidiki

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal memastikan laporan yang diajukan Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap Antasari Azhar atas dugaan pencemaran nama baik masih diproses. Penyidikan terhadap kasus yang dilaporkan sejak 1,5 tahun lalu itu tetap berjalan.

Iqbal mengatakan, perkembangan penyidikan kasus Antasari bisa diakses melalui melalui laman http://pusiknas.bareskrim.polri.go.id. Dengan memasukkan nomor LP, nama lengkap pelapor, dan tanggal lahir pelapor, masyarakat bisa mendapatkan informasi tentang perkembangan kasus.

“Ada hotline dan website, misalnya si A penyidik di direktorat dan subdit berapa di Bareskrim. Pelapor dapat melihat perkembangan statusnya. Itulah penjabaran moderninasi,” kata Iqbal.

Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat tidak lagi harus mengirim surat pada Bareskrim untuk menanyakan suatu kasus. Iqbal pun menjamin, data yang ada di laman tersebut terbarui. Jika tidak termutakhirkan maka penyidik bisa kena sanksi.

“Dijamin update. Kalau misalnya penyidik tidak menyampaikan perkembangan hasil penyidikan, mereka akan kena sanksi terkait kode etik,” ujar Iqbal.