Guru Preman Dari Purwokerto Pukuli Para Murid

Pemukulan yang dilakukan guru kepada muridnya  terjadi di SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto. Bahkan, aksi tak terpuji oknum pendidik tersebut juga terekam kamera. Video itu kemudian viral di media sosial melalui jejaring WhatsApp.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, murid dan guru yang ada di dalam video berasal dari SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto. Video berdurasi 29 detik itu memperlihatkan guru yang memukul sejumlah murid di bagian leher dan punggung.

Dalam video terlihat sang guru memukul murid sembari berteriak kenapa tidak mengerjakan salat. Pemukulan tersebut juga dilakukan tidak hanya sekali, sejumlah murid terlihat mendapatkan pukulan di leher, punggung dan pipi berkali-kali.

Dikonfirmasi, Kepala SMK Tujuh Lima 2 Purwokerto Diah Retno Lukitaningsih membenarkan jika peristiwa di video tersebut terjadi di sekolahnya. Saat ini, pihaknya masih melakukan klarifikasi terhadap guru yang diduga melakukan pemukulan.

Mediasi orang tua murid dengan kepala sekolahSMA Tujuh Lima

Pihaknya juga memanggil orang tua siswa yang anaknya kena pukul untuk mediasi. “Kami terus melakukan upaya mediasi kepada orang tua wali murid dengan guru yang melakukan pemukulan. Kami sudah konfirmasi kepada guru tersebut, dia mengakui telah melakukan pemukulan,” katanya saat ditemui di sekolah, Selasa (21/8/2018).

Sejumlah orang tua sedang melakukan mediasi di ruang kepala sekolah. Sampai saat ini, belum diketahui tuntutan dari para orang tua wali murid yang anaknya menjadi korban pemukulan.

Sebelum ini juga terjadi pemukulan murid oleh gurunya di Kabupaten Banyumas.