Dua Perampok Warga Singapura Diringkus Polresta Pekanbaru, Satu Buron

Tim Opsnal Reskrim Polresta Pekanbaru bersama tim Ditreskrimum Polda Riau membekuk dua dari tiga tersangka perampok seorang warga negara Singapura.
Ketiga perampok dengan menggunakan berhasil menggasak lebih kurang Rp10 juta uang milik korban, Hamidah Abdullah, pensiunan pesawat KLM yang tinggal di Jalan Sirsak I C No 17 Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Pelaku Zulkifli Chandra alias Chandra (38) warga Jalan Pesisir Ujung Blok A Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru dibekuk pada Selasa (07/8/2018) dirumah orang tuanya.
Sedangkan Robby Jeknely alias Robby (42) warga Jalan Muhajirin – Teratai Ujung No H1 Rawabening Ujung Kelurahan Sidomulyo Barat, Pekanbaru ditangkap saat berada di Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan pada dini sekitar pukul 02.30 WIB.
Satu pelaku atas nama Eri masih buron dan saat ini sedang dalam pengejaran petugas. Informasi terakhir pelaku diketahui berada di Padang, Provinsi Sumatra Barat.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melalui Kasat Reskrim Kompol Bimo Arianto SIK mengatakan penangkapan kedua pelaku pencurian dengan kekerasan itu berawal dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi di lokasi kejadian.
Setelah diperiksa, para pelaku teridentifikasi dan langsung dilakukan pengembangan dan diperkuat setelah salah seorang pelaku Chandra berhasil ditangkap.
“Tim reskrim Polresta Pekanbaru dibantu tim Reskrimum Polda Riau melakukan penyelidikan. Kemudian dua tersangka berhasil kita tangkap di lokasi berbeda pada Selasa (07/8/2018) dan Rabu (08/8/2018) dini hari. Sementara satu pelaku atas nama Eri masih buron dan telah kita masukkan dalam daftar pencarian orang (DPO),” kata Bimo kepada riaueditor. com, Kamis (09/8/2018).
Kejadian teresbut terjadi pada Jumat (03/8/2018) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu sejumlah pria dengan menggunakan mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BM 1736 NT menghampiri korban yang saat itu sedang berjalan kaki di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya didepan Toko Mas Kirana Pekanbaru.
Usai menghampiri korban, para pelaku kemudian menyuruh korban untuk naik ke dalam mobil Toyota Avanza yang digunakan sebagai alat kejahatan mereka.
“Didalam mobil tersebut, korban di paksa untuk menyerahkan tasnya. Namun korban menolak dan melakukan perlawan, tetapi pelapor dipukuli oleh para pelaku. Serta mengancam akan menembak korban,” jelas Bimo.
Lalu, setibannya di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Tampan, korban diturunkan oleh para pelaku dengan cara di dorong dari dalam mobil Toyota Avanza.
Selanjutnya, pelaku yang berjumlah 3 orang itu menggeledah dan berhasil membawa uang tunai sebesar lebih kurang 10 juta milik korban.
Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti uang Rp. 300 ribu dari tersangka Chandra, uang Rp600 ribu dari tersangka Robby, 10 kg beras merk Anak Daro (dibelikan dari sebagian hasil perampokan).
Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan adalah pakaian yang digunakan oleh tersangka Robby pada saat kejadian dan 1 unit mobil merk Toyota Avanza Nopol BM 1736 NT yang merupakan sarana yang digunakan pelaku saat kejadian.
Hasil interogasi kelompok ini juga pernah beraksi di Simpang Tabek Gadang, Kecamatan Tampan, Simpang Panam Perbatasan Jalan HR Subrantas Tampan, Jalan Harapan Raya tepatnya depan Hotel Alpha, Jalan Harapan Raya depan RS Syafira dan Jalan Sudirman depan Ramayana.
“Untuk pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tenantang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas),” pungkas Bimo.