Donald Trump Dibenci Mayoritas Cewek Muda Amerika Serikat

Tujuh dari 10 perempuan Amerika yang berusia 18 sampai 35 tahun tidak puas atau marah dengan Presiden Donald Trump, persentase tertinggi dalam kelompok usia perempuan di AS, demikian hasil survei yang disiarkan Senin (13/8).

Hanya sembilan persen dari mereka mengatakan mereka senang dengan Trump di Gedung Putih, demikian jajak pendapat CBS News-Refinery29.

Di antara perempuan dalam kelompok usia itu, 53 persen berpendapat kebanyakan kebijakan Trump telah melukai kaum perempuan, sementara 70 persen merasa kebebasan dan hak mereka terancam dan bukan dilindungi oleh apa yang berlangsung di Washington.

Sebanyak lebih tiga sampai satu, perempuan yang lebih muda memilih Partai Demokrat menguasai Kongres, kata Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa malam. Lebih banyak perempuan tersebut lebih memilih Demokrat daripada Republik, kata jajak pendapat itu.

Namun tidak pasti bahwa banyak dari mereka akan datang memberi suara, kata jajak pendapat tersebut, yang mengutip kelompok usia perempuan itu adalah yang kelompok usia paling kurang mungkin untuk mengatakan mereka pasti memberi suara dalam pemilihan paruh waktu 2018: hanya 30 persen mengatakan mereka pasti akan memberi suara, jauh lebih sedikit daripada perempuan yang lebih tua (76 persen mengatakan mereka akan memberi suara).

Alasan utama perempuan yang mengatakan mereka mungkin memberi suara tahun tidak tertarik pada politik dan pemilihan umum (31 persen), diikuti oleh yang merasa tak suka dengan masalah pemberian suara mereka (19 persen), tidak menghubungkan orang yang mencalonkan diri (14 persen, dan terlalu sibuk (14 persen).

Survei CBS News-Refinery29 tersebut dilakukan oleh YouGov, yang mewawancarai 2.093 perempuan dewasa AS secara daring antara 26 dan 30 Juli.