Destinasi Wisata Kabupaten Kampar Yang Wajib Anda Kunjungi.

 

Kabupaten Kampar merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Riau. Ibukota ka­bupaten ini adalah Bangkinang yang berjarak 60 km dari Kota Pekanbaru. Ka­bupaten ini juga mempunyai kekayaan objek wisata yang tidak kalah dari dae­rah lainnya.

Dibawah pemerintahan Azis Zaenal, SH, MM, potensi pariwisata Kam­par yang sangat kaya ini mulai di­angkat. Seperti Cagar Buaya, keindahan alam dan wisata kuliner serta potensi lainnya.

Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini terus menggali dan membenahi ka­wasan wisata di Kabupaten Kampar agar menjadi tujuan wisata impian oleh wisatawan dari dalam maupun luar negeri yang nantinya bermuara pada pertumbuhan ekonomi. Penasaran kan seperti apa keindahannya? Yuk simak tempat- tempat wisata di Kampar yang layak anda kunjungi.

 

Ulu Kasok                

Tempat wisata di Kampar ini ber­lo­kasi di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII, Koto Kampar. Jika kamu ingin menik­mati pemandangan di Raja Am­pat, tak perlu jauh-jauh ke Papua. Se­bab, pemandangan tersebut ada di Ka­bu­paten Kampar. Tempat tersebut dinamai Ulu Kasok. Ulu Kasok dapat ditempuh selama ku­rang lebih 2 jam dari Ko­ta Pekanbaru.

Pemandangan di Ulu Kasok.

 

Kepenatan selama perjalanan akan ter­bayar dengan pemandangan birunya waduk Koto Panjang beserta hamparan beberapa pulau hijau. Untuk mendapat­kan background foto yang luar biasa, ka­mu bisa naik ke puncak Ulu Kasok se­hingga mendapatkan pemandangan se­per­ti di Raja Ampat dengan lebih jelas.

 

Candi Muara Takus

Candi Muara Takus merupakan candi peninggalan umat Budha dan satu-satu­nya candi di Riau. Candi ini terdiri dari empat candi, yaitu Candi Tuo yang merupakan candi utama, Candi Mahligai, Can­di Palangka dan Candi Bungsu. Ham­pir semua dinding candi dibangun dengan batu bata merah. Tidak terdapat relief pada dinding candi sehingga bentuk bangunan menjadi lebih artistik de­ngan arsitektur bertingkat dan ber­tum­puk.

Candi Muara Takus

 

Kompleks candi ini memiliki pano­rama candi-candi yang menakjubkan un­tuk diabadikan. Nah tempat wisata di Kam­par ini wajib banget kamu kunjungi, di sini kamu bisa foto-foto atau bisa juga nih jadi bahan Instastory.

 

Air Terjun Pangkalan Kapas

Jika kamu mencari air terjun yang Instagramable, air terjun Pang­kal­an Kapas lah tempatnya! Air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Riau yang tingginya mencapai 150 m. Biasa­nya tempat wisaita di Riau yang satu ini selalu direkomendasikan orang Riau.

Air Terjun Batang Kapas

 

Keunikan air terjun ini adalah air yang mengalir tidak menyentuh tebing dan langsung jatuh ke bawah, berbeda de­ngan air terjun lainnya. Perlu diketahui, akses menuju air terjun berupa jalan ta­nah yang banyak tanjakan. Namun, kelelahanmu dalam perjalanan akan terbayar dengan indahnya panorama air terjun ini beserta hutan hujan tropis di sekelilingnya.

 

Gulamo, Cilakio XIII Koto Kampar

 Di Riau, ada Green Canyon? Iya, be­nar. Green Canyon itu terhampar di ka­ki de­ret­an Bukit Barisan di Kabupaten Kampar. Pemandangan bak Green Ca­nyon itu terhampar di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar. Ba­tu-batu ca­das nan keras, dengan air me­ngalir te­nang serta Air Terjun di Su­ngai Gulamo. Destinasi wisata tersebut berada di ka­was­an PLTA Koto Panjang. Lo­kasi ini sa­ngat menarik untuk di­datangi bagi wisatawan hobi wisata alam.

Di sini pengunjung yang datang dapat melihat indahnya pemandangan hijau­nya bantaran Sungai Gulamo yang membelah ngarai dan tebing terjal me­nyerupai Cukang Te­neuh, berarti “jembatan ta­nah” atau Green Canyon di Jawa Barat. Hampir juga menyerupai dengan Grand Canyon Sungai Colorado di utara Arizona Amerika Serikat.

 

Rimbang Baling

 Rimbang Baling merupakan salah satu hutan hujan tropis yang masih tersisa di Provinsi Riau. Kondisi hutan di Rimbang Baling masih sangat alami, pepohonannya pun mash sangat rapat. Kekayaan ha­yati dan satwa juga masih sangat me­limpah, bahkan ada banyak satwa langka di dalam Rimbang Baling ini. Wisata­wan bisa mera­sa­kan ketenangan di da­lam hutan Rimbang Baling de­ngan camping di da­lamnya.

Rimbang Baling di­aliri Su­ngai Su­ba­­yang yang airnya sangat jernih dan ber­sih. Arusnya yang beriak cocok untuk ke­giatan arung jeram mau­pun body raft­ing. Namun wisata­wan juga bisa ber­keli­ling menikmati keindahan alam Rim­­­bang Baling de­ngan naik perahu war­ga lokal. Dijamin waktu tak akan terasa membosankan.

 

Masjid Jami’ Air Tiris

 Masjid Jami Air Tiris pantas masuk da­lam daftar destinasi religi yang patut di­kunjungi ketika sedang berada di Riau. Masjid Jami Air Tiris yang ada di Kabupaten Kampar ini menjadi salah satu mas­jid tertua di Sumatera. Sebab, masjid ini sudah berdiri sejak 1901 atau telah ber­usia satu abad lebih, tepatnya 116 ta­hun.

Masjid Jami Air Tiris

Berdirinya masjid dengan arsitektur laiknya rumah apung ini memiliki cerita cukup menarik, karena pada saat itu di Kampar belum ada satu pun masjid atau mushala.

 

Tugu Equator Kampar Kiri

 Tugu Equator yang biasa dikenal de­ngan nama Tugu Khatulistiwa. Tugu Equa­­tor  terdapat di  desa Lipatkain Se­lat­an tepatnya di pinggir jalan raya Pe­kanbaru-Taluk Kuantan. Setiap tahunnya pada bulan November di tugu ini di gelar  Equator Festival yang menyajikan potensi wisata terkini serta penampilan seni budaya Rantau Kampar Kiri.

 

Rumah Lontiok

Desa Pulau Belimbing adalah salah satu Desa yang berada di Kecamatan Bangkinang Barat Kabupaten Kampar. Desa ini dijadikan sebuah Desa Wisata, di Desa ini banyak dapat kita jumpai Rumah – Rumah Tua yang sudah berumur ratusan tahun, dan sebagian besar rumah tersebut berbentuk Lontiok dan dikenal sebagai Rumah Lontiok yaitu Rumah Adat Kampar. Untuk sampai ke lokasi ini, jaraknya sekitar 70 km dari Kota Pekanbaru. Transportasi umum un­tuk tujuan Desa Wisata Pulau Belimbing sangatlah banyak, kita bisa menggunakan transportasi umum yang biasa disebut Superben atau travel.