Dalam Kasus PLTU Riau-1, Idrus Marham Selalu Dapat Laporan Eni Saragih

Wakil Ketua KPK Alex Marwata mengatakan tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih selalu melapor ke tersangka lainnya, yaitu mantan Menteri Sosial Idrus Marham, terkait dengan aliran dana suap proyek tersebut.

“Ada komunikasi antara Eni dengan Idrus Marham,” ujar Alex di Pulau Ayer, Kepulauan Seribu, Jumat (31/8/2018).

Alex menambahkan, keterangan-keterangan dari tersangka lain Johannes Budisutrisni Kotjo, pemegang saham BlackGold Natural Resources merupakan satu hal yang dikomunikasikan Eni dan Idrus

“Intinya Eni ketika menerima uang, dia selalu lapor ke Idrus Marham. Itu [penerimaan uang] disampaikan [ke Idrus], dan juga, IM tahu jika Eni menerima uang,” lanjutnya.

“Sebagian dari uang suap tersebut digunakan untuk Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar,” ujar Alex.

Pernyataan Alex itu tak berbeda dengan pernyataan Eni Saragih beberapa waktu lalu.

Saat ini, KPK sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini, yakni Eni Maulani Saragih dari Komisi VII DPR RI, Johannes Budisutrisno Kotjo, selaku pemegang saham BlackGold Natural Resources Ltd, dan Idrus Marham, mantan Menteri Sosial RI yang selama ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar.