Cuma Diupah Rp 20 Ribu, Kurir Sabu dituntut 6,5 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menjatuhkan pidana tuntutan selama enam tahun dan enam bulan penjara terhadap terdakwa kepemilikan sabu sebanyak 13 paket dengan berat 0,5414.

Kedua terdakwa yang dituntut yakni Debi Arian Saputra (29) warga Jalan Urif Sumoharjo, Gang Tangkil, Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kedaton dan rekanya Firdaus alias Sentot (29) Warga Jalan Pajajaran, Gang Kancil, Kelurahan Jagabaya, Kecamatan Sukarame Bandar Lampung, Kamis (23/8/2018).

Menurut Jaksa Almiyati kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dan prekusor narkotika tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk menjual, menjual, membeli, menerima menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan satu bukan tanaman.

Perbuatan terdakwa kata Jaksa didakwa melanggar pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika. “Menjatuhkan hukuman terhadap kedua terdakwa dengan masing masing selama enam tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp800 juta subsider enam bulan kurungan,” kata Jaksa.

Perbuatan kedua terdakwa berawal saat anggota polisi direktorat narkoba Polda Lampung mendapat informasi dari masyarakat jika di daerah Jagabaya II adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotik, atau informasi tersebut anggota melakukan pengkapan terhadap kedua terdakwa di Rumah Dapit (DPO), dari hasil pengkapan itu anggota menemukan 13 paket narkotika siap jual.

“Anggota kemudian melakukan interogasi terhadap dua orang terdakwa dan mereka mengakui jika barang tersebut milik Dapit yang dibeli dari Rio (DPO) sebanyak 1 gram yang dipecah menjadi 18 paket 5 diantaranya sudah laku terjual,” kata Jaksa.

Bahwa benar kedua terdakwa telah menjual sabu sabu milik Dapit dengan mendapat imbalan sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu persatu paket yang laku mereka jual, uang hasil penjualan mereka pergunakan untuk perlukan sehari-hari.