Baru Satu Tahun Pembangunan Kampar di Era Bupati Azis Zaenal Makin Menggeliat.

Geliat pembangun­an Kabupaten Kampar semakin terasa di­bawah kepemimpinan duet Bupati dan Wa­kil Bupati Kampar, Azis Zaenal – Catur Sugeng Susanto.

Bangkinang Kota –Untuk tahun 2019 mendatang, pemerintah Kabupaten Kampar, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar mengusulkan Dana Alo­kasi Khusus (DAK) pembangunan fisik sebesar Rp 1.010.396.048.559 (Rp 1,01 triliun). Dana tersebut meningkat pesat dibanding usul­an pada tahun 2018 lalu yang hanya sebesar Rp 800 miliar.

 

Bupati Kampar H. Azis Zaenal SH,MM didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dan OPD terkait saat meninjau sejumlah proyek.

 

Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Kampar, M Fadli Mukh­tar, SPi, MSc melalui Kepala Bidang Litbang, Perencanaan dan Pengendalian (LPP), Yusdiyen Hadinata, SSi, MSi menjelaskan, Rp 1,01 tri­liun itu terdiri dari 2.983 usulan. “Usulan itu telah diverifikasi oleh Bappeda ber­sama BPKAD dan Administrasi Pemba­ngunan Set­dakab Kampar. Kita berharap kegiat­an yang diusulkan melalui dana DAK fisik Tahun 2019 ini  bisa terkabul,” ujar Yusdiyen.

Lebih jauh Yusdien menerangkan, ada 13 OPD yang mengusulkan kegiatan da­na DAK Fisik Tahun Anggaran 2019 ini yakni, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dengan 2.040 usulan, Di­nas PPKBP3A sebanyak 574  usulan, Di­nas Kesehatan sebanyak 21 usulan, RSUD Bang­kinang sebanyak 14 usulan, Dinas PUPR sebanyak 68 usulan, Dinas Perkim sebanyak 18 usulan, Dinas Per­ikanan se­ba­nyak 81 usulan.

Selanjutnya  Dinas Pertanian dan Di­nas Perkebunan, Peternakan dan Kese­hat­an  Hewan sebanyak 143 usulan, Di­nas Pariwisata sebanyak 4 usulan, Dinas Industri dan Ketenaga Kerjaan sebanyak 3 usulan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM sebanyak 13 usulan  dan Dinas Lingkung­an Hidup sebanyak 4 usulan.

Bupati kampar Azis Zaenal menunjukkan site plan pembangunan Cold Storage untuk 200 ton ikan di Koto

 

Bupati Kampar, Azis Zaenal memang telah berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur Kabupaten Kampar, yang selama ini dinilai tertinggal jika dibandingkan dengan beberapa Kabupaten yang ada di provinsi Riau. “Untuk mengejar ketertinggalan ini, ti­dak ada ca­ra lain kecuali kita harus be­kerja keras, be­kerja cerdas dengan ukur­an dan target yang jelas,” ungkap Bupati Kampar, Azis Zaenal saat diwawancara media.

Dijelaskan Azis Zaenal, dalam waktu se­tahun ini pemerintah Kabupaten Kampar dibawah kepemimpinannya, terus ber­upa­ya dan bekerja keras dalam menggali seluruh sumber daya yang ada un­tuk membangun Kabupaten Kampar de­ngan melibatkan seluruh elemen masya­ra­kat serta de­ngan melakukan koordina­si dengan Pe­merintah Provinsi maupun Pusat dalam menggalang dana pemba­ngunan Kabupa­ten Kampar. “Karena ji­ka hanya mengan­dal­kan dari APBD Kam­par tidak akan men­cukupi, oleh se­bab itu kami terus me­ne­kankan kepada kepala-kepala OPD un­tuk terus memantau dan berusaha dalam meraih dana yang ada di Pusat” ungkap Bupati Azis.

Memasuki satu tahun lebih kepemim­pinannya, Azis Zaenal terus bekerja maksimal program 3i, Industri, Infrastruktur dan Investasi yang menjadi program utamanya. Azis Zaenal meyakini, dengan terbangunnya infrastruktur yang baik, maka investasi akan masuk dan industri akan tumbuh. “Kita ingin Kabupaten Kampar tumbuh menjadi daerah industri, sehingga dapat menyerap tenaga kerja dan me­ningkatkan pendapatan daerah kita,” be­ber Azis.

Menurutnya, hingga saat ini Kabupa­ten Kampar belum memiliki hasil industri atau produk yang punya nilai jual di­pasar baik nasional maupun internasio­nal. Pa­dahal menurutnya, potensi itu sa­ngat be­sar khususnya disektor per­ikan­an, perta­nian dan perkebunan. “Mari ki­ta fikirkan bersama dan buktikan, suatu saat ada ba­rang unggulan masyarakat Ka­bupaten Kampar yang dapat kita banggakan dan di­jual ke luar”, ucapnya.

Sejak dilantik pada 22 Mei 2017 lalu, Azis Zaenal memang telah melakukan se­jumlah gebrakan. Seperti membenahi sistem birokrasi pemerintahan dengan me­ne­rapkan pola assessment dalam meng­ang­kat pejabat dilingkungan pemerintah Ka­bu­paten Kampar. Dibidang infrastruktur, Azis Zaenal juga terus menggesa pemba­ngunan sejumlah jalan dan infrastruktur- infrastruktur penunjang seperti sekolah, puskesmas dan fasilitas umum lainnya.

Dibidang industri dan investasi, Pe­me­rin­tah Kabupaten Kampar dibawah ke­pe­mimpinan Azis Zaenal saat ini juga te­ngah mematangkan rencana pemba­ngun­an Ka­wan Industri Kampar (KIK) yang akan men­jadikan Kabupaten Kampar sebagai Ka­bupaten Industri. Begitu­pun disektor Pa­riwisata, sejumlah destinasi wisata Ka­bu­paten Kampar mulai tam­pil ditingkat na­sional. Salah satunya, Air terjun ter­ting­gi di Sumatera Lubuk Bigau yang ber­ada dikawasan Rimbang Baling, serta grand­ca­nyon Gulamo dan Su­ngai Kopu di 13 Koto Kampar dan Candi Muara Takus sebagai ikon pariwi­sata sejarah yang hingga saat ini terus di­kunjungi oleh ribuan orang.

Azis Zaenal Paparkan Program Pembangunan yang Sudah Berjalan Selama 8 Bulan Kepemimpinannya. Bupati Kampar …

 

Di bidang sosial kemasyarakatan, Bu­pa­ti Kampar juga telah melaksanakan pro­gram umroh gratis untuk masyarakat panutan yang hingga saat ini, dalam ku­run waktu satu tahun kepemimpinannya, telah memberangkatkan 50 orang le­bih ke tanah suci Mekah. Program be­dah rumah serta bantuan ambulance un­tuk desa-desa juga telah ditunaikan oleh Azis Zaenal.

Azis Zaenal juga menerapkan pola ke­pemimpinan dengan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat dengan turun ke desa-desa. Satu tahun menjabat, ia telah berkeliling ke 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. Ia juga kerap membawa kepala-kepala dinasnya turun ke desa-desa untuk dapat melihat langsung kebutuhan riil dilapangan. “Sehingga program yang dibuat dan dihasilkan nantinya tepat sasaran dan sesuai de­ngan apa yang menjadi kebutuhan ma­sya­rakat itu sendiri”, pungkasnya.