Menghina Nabi Muhammad, Martinus Divonis 4 Tahun Penjara

Martinus Gulo divonis empat tahun penjara. Pria berusia 21 tahun ini juga diharuskan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Hukuman dijatuhkan lantaran terbukti bersalah menghina Nabi Muhammad SAW melalui jejaring media sosial facebook.

Majelis hakim PN Medan diketuai Fahren, menyatakan terdakwa Martinus telah terbukti secara sah dan meyakinkan menghina dan menebar kebencian terhadap umat Islam. Perbuatannya melanggar ketentuan pada Pasal 28 ayat (2) pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Menjatuhkan kepada terdakwa, hukuman penjara selama 4 tahun. Menghukum terdakwa untuk membayar denda senilai Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” sebut hakim Fahren, Selasa (24/7/2018).

Putusan majelis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebelumnya, JPU Joice V Sinaga meminta majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun. Atas keputusan itu, baik jaksa maupun terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya Martinus Gulo membuat postingan yang menghina Nabi Muhammad melalui akun Joker Gulo di situs jejaring sosial media facebook. Postingan ini memicu kemarahan umat Islam. Sejumlah organisasi kemasyarakatan langsung melaporkannya ke Mapoldasu.

Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui bahwa Martinus tinggal di sebuah rumah kos di Jalan S Parman Gang Rustam Medan. Pemuda asal Desa Fanedanu, Somambawa, Kabupaten Nias Selatan, itu pun diringkus dan diboyong ke Mapolda Sumatera Utara.

Comments are closed.