Mahasiswi Indonesia Diperkosa, Pelakunya Sudah Ditangkap

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia mengonfirmasi penangkapan pelaku pemerkosaan terhadap salah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) di Rotterdam, Belanda. Penangkapan pelaku diinformasikan kepolisian Belanda kepada KBRI di Den Haag.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, informasi penangkapan tersangka yang masuh berusia 18 tahun itu diberikan kepolisian pada Rabu (25/7) waktu setempat. Meski demikian, otoritas setempat belum membocorkan indetitas pelaku lebih jauh.

Pelaku yang tidak disebutkan identitasnya ditangkap aparat di Rotterdam. Iqbal mengatakan, saat ini kakak dan ayah korban sudah berada di Rotterdam untuk mendampingi korban. Iqbal melanjutkan, KBRI siap memberikan asistensi yg dibutuhkan bagi keluarga korban.

“Sejak hari pertama mengetahui kejadian, wakil KBRI tetap berada di Rotterdam untuk mengantisipasi jika korban atau keluarga membutuhkan dukungan dan sekakigus untuk koordinasi dengan otoritas setempat,” kata Iqbal.

Terkait kasus tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok. Menlu Retno mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa seorang WNI tersebut. Dalam pertemuan itu, Retno juga meminta agar peristiwa ini diberikan perhatian khusus untuk memastikan pelakunya dihukum seberat-beratnya.

“Meskipun aparat penegak hukum Belanda sudah melakukan banyak hal pascakejadian tersebut tapi pelaku harus dihukum seberat-beratnya,” kata Retno.

Menanggapi hal tersebut, Menlu Stef Blok menyampaikan masyarakat Belanda sangat terkejut dengan kejadian ini. Karena itu, Menlu Belanda menyampaikan simpati yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarganya.

“Kami juga memastikan bahwa kepolisian Belanda akan melakukan yang terbaik untuk menangkap dan menghukum pelaku,” kata Stef Blok.

Seperti diketahui, seorang WNI diserang kemudian diperkosa pria tak dikenal pada Sabtu (21/7) lalu. Korban merupakan pelajar yang mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Erasmus.

Korban telah diikuti sejak berada dari Avenue Concordia yang berjarak lima menit dengan sepeda dari rumahnya. Usai mengunci sepeda di dekat rumahnya di Herman Bavinckstraat, Rotterdam Belanda, korban diperkosa.

Korban diserang, dicekik menggunakan rantai sepeda. Dirinya ditemukan penduduk setempat usai diperkosa dan langsung dilarikan ke rumah sakit.