Khairuddin Komisaris PT Abu Tours Jadi Tersangka

Polda tetapkan Komisaris PT Abu Tours, Khairuddin sebagai tersangka dalam kasus Abu Tour karena telah menikmati uang jamaah hingga Milyaran rupiah.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menyebutkan, Khairuddin jadi tersangka kasus penggelapan dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Resmi hari ini kita terapkan tersangka baru, tersangka Khairuddin ini terancam penjara 20 tahun penjara,” kata Kombes Dicky di Mapolda, Senin (9/7/2018).

Khairuddin dijerat dengan pasal 372 Kuhp soal penggelapan, pasal 55 Kuhp dan pasal 55 UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU kasus PT Abu Tours.

Menurut Dicky, mengapa Khairuddin ditetapkan tersangka karena memerima dan menyimpan uang hasil tindak pidana penggelapan dan membelanjakannya.

“Jadi uang ummat atau uang jamaah Abu Tpurs itu dipakai dan dibelanjakan oleh si tersangka ini, dia juga dapat satu mobil dan satu rumah,” ungkap Dicky.

Selain mendapat satu unit mobil dan rumah tinggal, Khairuddin juga berangkat Umroh secara gratis dengan keluarganya bersama jamaah Abu Tours yang lain.

Selain Khairuddin yang telah ditetapkan tersangka, penyidik Ditreskrimsus Polda juga menargetkan isteri CEO Abu Tours Hamzah Mamba, Nursyahriah Mansur.

“Kemungkinan isteri Hamzah Mamba bisa jadi ditetapkan sebagai tersangka, karena dia (Nursyahriah) juga ikut untuk menikmati uang jamaah,” tambah Dicky.

Isteri CEO Abu Tour kuat kemungkinan akan jadi tersangka, karena kaitannya ini menerima dan menyimpan uang jamaah dan juga dibelanjakan secara pribadi.

Dalam kasus penipuan yang dilakukan Abu Tours kepada puluhan ribu jamaah, Polda Sulsel sebelumnya telah tetapkan dua tersangka lain pada awal tahun ini.

Mereka adalah bos besar atau CEO PT Abu Tours, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah (37) bersama mantan Manajer Keuangan Abu Tours, M. Kasim.