Keluarga Korban Sinar Bangun Bandingkan Operasi Pencarian dengan Thailand

Keluarga korban tenggelamnya KM Sinar Bangun kecewa dengan kebijakan penghentian pencarian.  Mereka mengaku tidak puas dengan operasi pencarian yang sempat dilakukan pemerintah.

Keluarga korban menilai pemerintah kurang serius, karena sepanjang amatannya tim SAR hanya sibuk mengukur kedalaman dan mengambil foto kondisi para korban di dasar danau.

“Memang (santunan) Jasa Raharja sudah keluar. Tapi tetap kurang puasp. Bukan itu yang kami harapkan. Kami ingin keluarga kami yang tenggelam diangkat,” kata pria yang meminta identitasnya dirahasiakan di acara Toba Informal Meeting yang digelar Ratna Sarumpaet Crisis Center, Rabu (23/7/2018).

Belakangan dia membandingkan operasi di danau Toba dengan operasi pncarian pemain sepak bola remaja yang terjebak di gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai, Thailand Utara.

“Kalau alasannya faktor kedalaman, sepertinya gua di Thailand diperhitungkan 10 kilometer. Danau Toba hanya sekitar 450 meter,” ujarnya.

Comments are closed.