Idul Adha 1439 H, Stok Hewan Kurban di Sumut Aman

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara, memastikan pasokan semua hewan kurban aman. Instansi ini bersama dinas terkait di kabupaten/kota se-Sumatera Utara juga akan memastikan kesehatan hewan sekaligus penyembelihannya sesuai syariah sebagai upaya menjaga kehalalan.

“Ketersediaan hewan kurban lebih dari cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir, untuk keperluan kurban, hewan-hewan itu sudah tersebar di semua kabupaten dan kota,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara, Ir Dahler Lubis MMA kepada wartawan, Minggu (29/7/2018).

Menurut Dahler, ketersediaan sapi potong saat ini sebanyak 136.197 ekor, kerbau 36.433 ekor, kambing 908.880 ekor dan domba 705.559 ekor. Jumlah ini sudah melebihi kebutuhan tahun lalu, yaitu sapi potong sebanyak 32.407 ekor, kerbau 659 ekor, kambing 14.335 dan domba 22.252 ekor. “Berdasarkan hasil perhitungan ketersediaan dan kebutuhan bahan pangan, secara umum aman,” ujarnya.

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provsu akan berkoordinasi dengan instansi terkait di kabupaten/kota untuk memastikan kesehatan hewan kurban. Upaya ini sudah dimulai dengan menyurati seluruh daerah agar memastikan kesehatan dan melakukan pengawasan penyembelihan pada pelaksanaan kurban. “Di masing-masing kabupaten dan kota, kami sudah ada petugasnya untuk melakukan pengawasan. Kami juga sudah koordinasi dengan dinas terkait. Semua hewan kurban akan diperiksa kesehatannya. Nanti akan dilakukan juga bimbingan teknis pelaksanaan pemotongan, sekaligus penanganan daging kurban yang higienis sesuai syariah. Kami akan mengajak MUI,” tutur Dahler.

.           Meski begitu, Dahler juga meminta masyarakat proaktif segera melaporkan ke instansi terkait bila ditemukan hewan kurban yang tidak sehat. “Hewan kurban itu kan motongnya tidak di rumah potong hewan, tapi di masjid, komplek dan perumahan warga. Apa bila ditemukan ciri-ciri hewan yang tidak sehat, diminta segera melaporkan ke instansi terkait,” jelasnya.

Selain stok hewan kurban, Dahler juga memastikan ketersediaan pangan di Sumut dalam posisi sangat aman. Hanya saja, provinsi ini masih memerlukan pasokan bawang merah. “Hanya bawang merah yang devisit, tapi pemenuhannya tetap dilakukan dengan melibatkan provinsi lain,” tukasnya.