Di Garut, Beras Untuk Orang Miskin Ditilep Juga

Kepolisian Resor Garut masih mendalami kasus penyelewengan beras program Beras Sejahtera (Rastra) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk mencari tersangka yang sejak awal 2018 belum diketahui tersangkanya.

“Masih didalami kebetulan bicara kaitan tersangka masih samar,” kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Jumat.

Ia menuturkan, kasus penyelewengan pendistribusian beras dari Perum Bulog itu masih mencari siapa saja orang yang harus bertanggung jawab dalam kasus itu.

Kepolisian, kata dia, tidak mau salah sasaran dalam mengungkap kasus tersebut termasuk menetapkan tersangkanya.

“Sekarang merapikan dulu jangan salah sasaran,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor Garut berhasil mengungkap dugaan penyelewengan logistik beras program Rastra wilayah pendistribusian Bulog Kabupaten Garut, pada Januari 2018.

Kasus penyelewengan itu berawal dari laporan masyarakat tentang pendistribusian beras yang tidak sampai ke masyarakat penerima program Rastra di Kecamatan Cisompet.

Beras bagi warga miskin yang dikeluarkan dari Bulog Garut itu justru dibawa ke gudang beras yang ada di Kecamatan Kadungora.

Jajaran Satuan Reskrim Polres Garut langsung turun ke lapangan dan mengamankan beras sebanyak 5.500 kilogram berikut kendaraan truk dan sopirnya.