Oknum Jaksa Terkena OTT Saber Pungli

Forumkeadilan.com. Jambi- Diduga, karena tergiur dengan iming-imingan uang 350 juta, oknum Kejari Kota Sungai Penuh, terkena Oprasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli Polres Kerinci.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Majalah Forum, Selasa kemarin (5/4/2018) mengatakan,  Oknum Kejaksaan Negri (Kejari) Sungai penuh Asi (Asmardi) terkena OTT, ketika menerima uang Rp 350 juta dari AS (Agus Salim) Pjs Dirut PDAM Tirta Sakti, saat bertransaksi di suatu tempat, di kawasan jalan Arga Selembar Daun, Bukit Sentiong, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh, sekitar pukul 10.00 Wib.

Dalam OTT itu, Saber Pungli Polres Kerinci, berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa uang Rp 350 juta, dan mobil kijang innova nomor polisi BH 2869 XY milik (AS), serta mobil kijang berwarna biru nomor polisi BH 1963 FL, milik Asi. Setelah keduanya diproses oleh penyidik, AS kemudian ditahan oleh Polres Kerinci. Sedangkan Asi, diserahkan pemeriksaannya kepada Kejati Jambi.

Menurut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi Nurwinah, yang didampingi Kasi penyidik Kejati Jambi, Imran Yusuf. Pjs Direktur Utama PDAM Tirta Sakti, AS dan Asi, Rabu, (04/4) telah ditetapkan sebagai tersangka, karena telah ditemukan bukti yang cukup, dan kedua orang tersebut telah dititipkan pada Lembaga Pemasya rakatan (LP) Klas IIA Jambi. Untuk jangka waktu 20 hari kedepan, guna proses lebih lanjut ke Pengadilan Tipikor Jambi.

Pada tahun 2017, Pemerintah pusat, melalui Kementrian PUPR menghibahkan dana sebesar Rp 6 miliar, Kepada PDAM Tirta Sakti, Kota Sungai penuh, Kabupaten Kerinci. Dana hibah itu diberikan untuk kegiatan penyambungan pipa air bersih, berikut dengan meteran airnya, pada 1.000 Kepala keluarga, yang dinilai berpenghasilan rendah. Dalam pelaksanaan Proyek ini, diduga telah terjadi penyimpangan. Sehingga, Asi melakukan pengumpulan data proyek ini.

Tersangka Asi, Oknum Kasubag Pembinaan Kejari Sungai Penuh (istimewa)

Diduga AS merasa bersalah, telah melakukan penyimpangan dalam melaksanakan tugasnya, mengelolah dana hibah itu, sehingga mengajak Asi, untuk bertemu di suatu tempat di kawasan jalan Arga Selembar Daun, Bukit Sentiong, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungaipenuh, sekitar pukul 10.00 Wib. AS, ketika itu menggunakan mobil kijang innova nomor polisi BH 2869 XY, dan Asi, menggunakan mobil kijang berwarna biru nomor polisi BH 1963 FL.

Dalam pertemuan itu, AS meminta dan memohon kepada Asi, agar Asi menghentikan kegiatan nya dalam melakukan penyelidikan, untuk mengumoulkan data, atas proyek yang ditangani oleh AS. Sebagai Imbalannya, AS memberikan uang Rp 350 juta, kepada Asi. Ketika dalam transaksi ini, tiba- tiba keduanya (AS dan Asi) terkena OTT Saber Pungli Polresta Kerinci.

Menurut Imran Yusuf, dalam kasus ini tidak ada indikasi kerugian negara, namun dalam upaya pemeberian suap kepada penegak hukum. “Indikasi ini ditemukan, dari Barang Bukti (BB) berupa uang sebesar Rp 350 juta, dan pihak Kejati baru menetapkan dua orang tersangka ini, namun tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah tersangka lainnya, jika ditemukan adanya fakta baru,” Jelas Imran.

Dilain pihak, ada juga yang mengatakan bahwa, dana sebesar Rp 6 miliar itu, merupakan dana kompensasi dari Pemerintah Kabupaten Kerinci, untuk pengadaan tanah dan pembangunan gedung baru kantor pusat PDAM Tirta Sakti Kota Sungai penuh. Pemberian kompensasi tersebut dilaksanakan setelah APBDP tahun 2018. Alasannya, sejak berdirinya Kota Sungai Penuh, tidak pernah mendapat kompensasi dari Pemerintah Kabupaten Kerinci,

AS, Pjs Dirut PDAM Tirta Sakti Kerinci, saat dibawa penyidik Kejati Jambi, menuju LP, Rabu (4-4-2018) (Sahrial)

Penyerahan Aset yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kerinci kepada Pemkot Sungai Penuh sebesar Rp. 6 miliar, untuk PDAM Tirta Sakti itu ditanda tangani pada hari jumat. tanggal 9 februari 2018, bertempat di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jambi. Penyerahan aset tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kerinci Adirozal kepada Wali Kota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri. Hadir dalam acara itu Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Satmarlendan dan Arpan Kamil.

Termasuk Agus Salim, Plt Dirut PDAM Tirta Sakti, didampingi Apridal Direktur Umum PDAM Tirta Sakti. Bupati Kerinci Adirozal dalam kesempatan itu juga mengungkapkan dan berharap, dengan penyerahan aset PDAM Tirta Sakti ke PDAM Tirta Khayangan milik Kota Sungai Penuh , dapat melaksanakan pelayanan terbaik bagi konsumen, baik yang ada di Kota Sungai Penuh maupun di Kabupaten Kerinci.(Djohan -Jambi)