Menyuap Bupati Tegal, Mantan Ketua Nasdem Brebes Divonis 7 Tahun

Mantan Ketua Partai Nasdem Kabupaten Brebes Amir Mirza Hutagalung dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dalam kasus suap terhadap Wali Kota Tegal Sitk Masitha.

Putusan yang dijatuhkan Hakim Ketua Antonius Widjantono dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin, 22/4/2018 lebih ringan dibanding tuntutan jaksa selama 9 tahun penjara.

Selain hukuman badan, hakim juga menjatuhkan hukuman denda sebesar 300 juta yang jika tidak dibayarkan maka akan diganti dengan kurungan selama 4 bulan.

Hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 12 huruf B Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Menjatuhkan hukuman 7 tahun penjara dikurangkan dengan masa penahanan,” kata hakim.

Meski bukan penyelenggara negara, hakim menyatakan Amir tetap terbukti bersalah karena bersama-sama dengan Siti Masitha menerima suap yang besarnya mencapai Rp7 miliar.

Dalam persidangan terdakwa terbukti menikmati sekitar Rp6,5 miliar suap yang ditujukan kepada Wali Kota Tegal itu.

Dari uang suap sebanyak itu, terdakwa telah mengembalikan ke KPK uang pengganti kerugian negara yang totalnya mencapai Rp3 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,5 miliar di antaranya berupa uang tunai, sementara sisanya berwujud barang dan bangunan.

Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir.

Pada sidang sebelumnya, Wali Kota Nonaktif Tegal Siti Masitha dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam kasus suap berkaitan dengan jabatannya sebagai orang nomor satu di daerah tersebut.

Hakim juga menyatakan Siti terbukti melanggar Pasal 12 huruf B Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambahkan dengan Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.