Kapolda Maluku Jamin Netral Pada Pilgub

JAKARTA,Forum Keadilan.com, (04/04/2018):KAPOLDA Maluku Inspektur Jenderal Polisi Andhap Budi Revianto memastikan jajarannya bersikap netral, sesuai instruksi dan Undang-Undang Nomor 2 Tentang Kepolisian Republik Indonesia.  Netral itu lantaran Irjen Pur. Murad Ismail menjadi salah satu calon gubernur dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku tahun 2018.

“Ada pengawas yang mengawasi bagaimana netralitas Polri. Dan mengingatkan jajarannya secara Internal agar bersikap netral. Secara internal kami tetap mengingatkan aturan main polri sesuai UU Nomor 2 Tahun 2002,” ujar Irjen Andhap di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, usai upacara kenaikan pangkat Rabu (4/4/2018).

Andhap mengakui, berdasarkan identifikasi dari penyelenggara dan pengawas pemilu sebagai daerah yang rawan konflik, baik dari perspektif penyelenggara maupun kontestan. Kendati demikian, Andhap mengatakan telah menyikapi potensi tersebut.

Mengenai persiapan menjelang pilkada, kepolisian melaksanakan berbagai kegiatan persiapan. Di antaranya, Polda Maluku tengah melakukan Operasi Mantap Praja Siwalima dalam rangka pam pemilihan gubernur, bupati dan wali kota. “Tentunya kita kerja sama dengan stakeholder yang ada penyelenggara, pengawas pemilu, kemudian birokrasi itu sendiri termasuk kawan-kawan TNI,” ucap Andhap.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku menetapkan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku sebagai peserta Pilkada Maluku 2018. Ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang ditetapkan itu, yakni Said Assagaff-Anderias Rentanubun, Murad Ismail-Barnabas Orno, serta Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath. (Musrifah)