Virus Kawasaki Menyerang Surabaya, Seorang Bayi Dirawat

Mendengar nama kawasaki langsung terbanyang merek motor produk Jepang. Tapi kawasaki yang dimaksud di sini adalah jenis penyakit berbahaya yang diawali demam tinggi dalam waktu cukup lama.

Kota Surabaya kini diduga sedang dilanda ancaman virus kawasako. Salah satu bayi berusia delapan bulan, asal Surabaya, diduga terjangkit virus Kawasaki. Virus jenis baru ini menyerang bayi di atas usia lima bulan dan gejalanya menyerupai demam berdarah.

Penyakit kawasaki ditemukan pertama kali oleh Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang pada 1967, saat itu dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome. Untuk menghormati penemunya, maka dinamakan penyakit kawasaki.

Angka kejadian per tahun di Jepang tertinggi di dunia, yaitu berkisar 1 kasus per 1.000 anak balita, disusul Korea dan Taiwan. Di Amerika Serikat (AS) berkisar 0,09% (pada ras kulit putih) sampai 0,32% (pada keturunan Asia-Pasifik) per seribu balita. Menurut American Heart Association, lebih dari 4.000 kasus penyakit ini didiagnosis setiap tahun di AS.

Di Indonesia, kasus penyakit Ini ditemukan sejak 1996. Diprediksi setidaknya ada 5.000 kasus baru penderita Kawasaki setiap tahunnya. Namun hanya sekitar 100-200 kasus yang terungkap sehingga masih ada ribuan kasus penyakit kawasaki yang masih belum diketahui.

Sekitar 20-40% mengalami kerusakan pada pembuluh koroner jantung. Sebagian akan sembuh, namun sebagian lain terpaksa menjalani hidup dengan jantung yang cacat akibat aliran darah koroner yang terganggu.

Dasar terjadinya Penyakit Kawasaki (PK) adalah radang pembuluh darah (vaskulitis) pada arteri yang mengenai banyak organ, tapi yang paling berbahaya adalah pada jantung (arteri koroner).

Dampak jangka pendek mungkin belum terlalu serius, tetapi pada sebagian kasus terjadi komplikasi jangka panjang termasuk kerusakan arteri koroner berupa penyempitan (stenosis) yang dapat berakibat fatal.

Kawasaki terutama menyerang anak balita dengan perbandingan anak laki-laki lebih banyak terserang daripada anak perempuan. Menurut perhitungan, di Indonesia setiap tahunnya terjadi sekira 5.000 kasus baru. Namun sebagian besar tidak terdiagnosis. Meski penyebab PK hingga saat ini belum diketahui, bisa ditegaskan bahwa PK tidak menular.

Kenali gejalanya

Ciri-ciri penyakit ini hampir sama dengan gejala demam berdarah yakni demam tinggi sampai berhari-hari. Bahkan sering juga disertai dengan bercak merah mirip campak.

Secara umum penyakit ini dapat diketahui dengan ciri-ciri demam tinggi mendadak, tidak respon dengan antibiotika, dapat berlangsung 1-2 minggu bahkan bisa 4-5 minggu.

Menurut Dr Scott Alenick, seorang ahli jantung pediatrik di New Jersey, AS, penyakit kawasaki adalah suatu kondisi yang memengaruhi anak-anak, terutama anak-anak di bawah usia lima tahun dan menyebabkan aneurisma dan penyumbatan di pembuluh darah.

“Kami biasanya melihat penyakit ini terjadi saat musim dingin, namun dapat terjadi sepanjang tahun. Ini sangat tidak biasa meninggal dari penyakit kawasaki,” tuturnya.