Tiga Anak Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Terjerat Kasus Narkoba

 

Polisi kembali menangkap artis yang terjerat kasus narkoba. Kali ini adalah Dhawiy, anak Ratu Dangdut Elvy Sukaesih.

“Memang betul Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Jean Calvijn, telah menangkap seorang perempuan bernama Dhawiya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/2/2018) malam.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Jumat (16/2) sekitar pukul 00.30 WIB, di kediaman Dhawiya, Cawang, Jakarta Timur. Dari penangkapan tersebut, sementara diamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,45 gram dan 0,49 gram, serta alat hisap sabu bekas pakai.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyidikan.

“Dari penangkapan sementara diamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 0,45 gram dan 0,49 gram, serta alat hisap sabu bekas pakai,” kata Kepala Bidanb Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat.

Selain Dhawiya, Argo mengungkapkan anggota Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi Jean Calvin meringkus tunangan Dhawiyah, Muhammad (34), dua kakak Dhawiya, yakni Syehan dan Ali Zaenal Abidin, serta istri Syehan yaitu Chauri Gita.

Argo menjelaskan awalnya petugas menerima informasi tersangka Muhammad kerap bertransaksi narkoba di Cawang Jakarta Timur. Argo mengatakan tersangka Dhawiya dan barang bukti telah diamankan di Polda Metro Jaya guna penyidikan lebih lanjut.

Selanjutnya, polisi meringkus Muhammad san menggeledah salah satu kamarnya yang ditemukan sabu seberat 0,38 gram pada ban pinggang celana yang ditelah dimodifikasi disaksikan tersangka Ali Zaenal Abidin. Petugas mengembangkan penggeledahan di kamar Dhawiya yang bersama Syehan dan Chauri sedang menggunakan sabu.

Dari tersangka Muhammad, polisi menyita barang bukti 0,38 gram sabu, satu sedotan dan satu unit telepon selular. Petugas mengamankan barang bukti dari Dhawiya berupa satu dompet “Manggo” berisi 0,45 gram sabu, dua bong, sembilan cangklong kaca, empat selang plastik, dan satu telepon selular.

Juga, satu plastik berisi sedotan, satu gulung aluminium foil, satu alat hisap sabu bekas pakai, alat timbangan digital, buku tabungan atas nama Dhawiya dan satu kotak berisi alat hisap sabu. Barang bukti dari Syehan dan Chauri berupa dua timbangan digital, satu alat hisap sabu, dua telepon selular dan satu iPad.