Konstruksi Kereta Cepat Di Pulo Gadung Roboh, 5 Orang Luka

Sedikitnya lima orang terluka akibat konstruksi kereta cepat atau Light Rapid Transit (LRT) di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, roboh pada Senin dini hari (22/1), demikian keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dalam akun Twitter-nya.

“Situasinya saat ini sudah dalam penanganan,” tulis BPBD DKI Jakarta tanpa menjelaskan penyebab terjadinya insiden itu.

Jalur LRT yang roboh merupakan bagian dari penghubung Kelapa Gading-Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur, yang disiapkan untuk menunjak ASEAN Games 2018.

Proyek transportasi massal yang menghabiskan anggaran Rp57 miliar itu sudah mulai dikerjakan sejak pertengahan 2016.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Jupan Royter menyampaikan, saat ini kelima korban dirawat di RS Columbia Asia, Kayu Putih, Jakarta Timur.

“Korban antara lain Rois Julianto (27) mengalami luka ringan, Wahyudin (18) mengalami luka ringan, Abdul Mupit (30) mengalami luka ringan, Ahmad Kumaedi (22) mengalami luka ringan, dan Jamal yang hingga kini belum dapat dimintai keterangan,” ujar Jupan ketika dihubungi Kompas.com, Senin.

Dikhawatirkan masih ada korban lain yang tertimbun reruntuhan bangunan. Robohnya konstruksi LRT itu terjadi di Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung, Jakarta Timur.