Kejati Babel Di Minta Untuk Tidak Jadikan TP4D Alat Bagi Kontraktor

Forumkeadilan.com, Pangkalpinang– KejaksaaTinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), Rabu (24/1/2018) pagi di demo oleh sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Bangka Belitung (Amak Babe). Menurut Wan Toni di sela sela orasinya, mengungkapkan kalau demo yang digelarnya merupakan  yang kedua kalinya terhadap Kejati Babel.

“Tetapi sayangnya, Kejati Babel seperti masih jalan di tempat dalam penindakkan hukum Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang terkesan berlarut-larut alias mandek,” ungkap Wan Toni selaku orator dalam aksi itu.

Plt. Asintel Budi Raharjo dari pihak Kejati Babel sempat terlihat melakukan proses dialog di halaman luar Pagar Kejati Babel dengan para pendemo.

Menurut salah satu anggota Amak Babel, pihak LSM Amak Babel berkeinginan  bertemu langsung dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Babel, ataupun bagian yang berkaitan langsung seperti bagian Pidsus ,tetapi sayangnya hanya diterima plt. Asintel Kejati Babel, Budi Raharjo.

Meskipun demikian, Wan Antoni selaku orator dalam aksi Amak Babel menyampaikan tuntutannya di sela sela aksinya, yakni ;

  1. Mendesak Kajati Babel turun tangan terhadap perkara penyalahgunaan SPPD Dewan Kota Pangkalpinang, fakta-fakta persidangan sudah terang benderang, bahkan majelis hakim sudah meminta jaksa menetapkan tersangka baru.
    2. Mendesak Kajati Babel untuk segera memproses mutasi Kasi Pidsus Kejari Pangkalpinang.
    3. Mendesak Kajati segera merekomendasikan Kajari Pangkalpinang agar segera memeriksa dan mendalami penyalahgunaan SPPD DPRD Pangkalpinang dari Tahun 2015, 2016 dan 2017.
    4. Mendesak Kajati Babel untuk mengusut tuntas Perkara bagi-bagi THR untuk anggota DPRD Provinsi Babel Tahun 2015.
    5. Mendesak Kajati Babel mengusut Hibah Koni Babel Tahun 2015.
    6. Mendesak Kajati Babel mengungkap kembali Kasus Pulau 7.
    7. Mendesak Kajati Babel mengungkap dugaan korupsi di Pembangunan Rumah Sakit Daerah Provinsi Babel.
    8. Mendesak Kajati Babel mengusut Pembangunan Jembatan Emas  yang multi years.
    9. Meminta Kajati Babel agar TP4D Kejaksaan jangan mau di jadikan alat, bagi pelaksana kontraktor .
    10. Mendesak agar Kajati Babel mengawal Pokja Pokja ULP  di semua Pemerintahan,baik Provinsi, Kabupaten/ Kota, agar dugaan Banting banting penawaran tidak terjadi lagi, karena akan berakibat terhadap buruknya kualitas pekerjaan.
    11. Mendesak Kajati Babel mengungkapkan lagi perkara-perkara mandek (perkara PR).

Usai penyampaian tuntutannya yang akan disampaikan plt. Asintel Budi Raharjo ke pimpinan Kejati Babel. Para pendemo langsung membubarkan diri masing masing. (Romli Muktar)