Kapolrestabes Medan Merangkul Ojek Online Untuk Menghindari Angkot Konflik Dengan Angkot

Forumkeadilan.com. Selasa, 16/1/2018. Kehadiran ojek online terkadang menimbulkan konflik  dengan ojek konvensional maupun sopir angkot di kota-kota besar di Indonesia.
Peristiwa serupa juga terjadi Di Medan, Sumatera Utara pada Sabtu 13/1/2018. Ketegangan antara ojek online dan supir angkutan umum itu segera diatasi oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto dengan merangkul ojek online.
“Sebenarnya sama saja masalah di Medan ini dengan di Jakarta, terkait ojek online. Intinya kalau ada konflik, percayakan kepada Polri untuk mengatasinya. Jangan kemudian membawa teman-teman untuk berkumpul dan menyerang ojek lainnya,” ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Selasa (16/1/2018).
Kapolrestabes menghimbau kepada warga kota Medan agar jangan mengambil tindakan sendiri atau berkelompok, yang justru memicu masalah baru dan merugikan kedua belah pihak.
“Apabila ada masalah, selesaikan dengan musyawarah. Percayakan kepada Polri untuk melakukan penegakan hukum. Kemarin itu sudah ada penegakan hukum dan dibarengi dengan pendekatan musyawarah, kita pertemukan. Kedepan mereka juga kita atur dan akan kita akrabkan pengemudi online dengan konvensional,” paparnya.
Sebelumnya keributan terjadi antara ojek online dan supir angkutan umum di kota Medan pada hari Jum’at kemarin hingga hari Sabtu (13/1/2018).
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto turun ke lokasi dan berupaya merangkul kedua belah pohak, serta mengharapkan pengemudi ojek online dan sopir angkot menahan diri.
Diketahui angkutan umum Rahayu 57 menjadi sasaran amukan oleh orang yang tidak bertanggungjawab di seputaran Jalan Wiliam Iskandar, Medan.
Sebanyak ratusan ojek online pun terlihat berkumpul di beberapa lokasi di Kota Medan. Diduga akan melakukan aksi balasan terhadap supir angkutan umum dimana lokasi berkumpulnya para driver ojek online diantaranya, Jalan Wiliam Iskandar. Informasi yang beredar, sempat terjadi ricuh antara kedua belah pihak di Jalan H.M Yamin.
(Musrifah)