Dokter Yang Merawat Setya Novanto Juga Jadi Tersangka

 

Selain  Fredrich Yunadi, dokter RS Medika Permata Hijau, sejak Rabu 10/1/2018  Dr dr Bimanesh Sutarjo, SpPD, KGH yang merawat Setya Novanto saat disebut-sebut kecelakaan, juga telah berstatus tersangka. Bimanesh diduga telah merintangi penyidikan korupsi e-KTP dengan tersangka Setya Novanto.

Hal yang membuat Bimanesh menjadi tersangka antara lain dia membuat pengumuman yang melarang siapa saja menengok Setya Novanto saat dirawat, termasuk penyidik KPK.

Pengumuman itu dibikin pada Kamis 16/1/2017 dan  terpampang di RS Medika Permata Hijau. Bahkan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pun harus meminta izin untuk melihat langsung kondisi Novanto pasca-kecelakaan pada Kamis (16/11/2017) malam.

Izin diperlukan lantaran dokter yang menangani Novanto membuat pengumuman khusus.

Pengumuman itu ditempel di pintu masuk ruang rawat tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) itu.

Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, sempat menunjukan foto pengumuman tersebut kepada media melalui ponselnya.

“Iya (ruangannya steril) di sini (harus) atas izin dari keluarga,” ujar Fredrich di RS Medika Permata Hijau, Jakarta, Jumat (17/11/2017) dini hari.

Pengumuman yang ada di depan pintu ruang rawat Novanto bertuliskan, “Pengumuman: Pasien perlu istirahat untuk penyakitnya dan belum dapat dibesuk”.

Di pengumuman itu tertulis bahwa dokter yang merawat Novanto bernama Dr H Bimanesh Sutarjo, SpPD