Aksi Kowboy Siswa Kentucky Amerika Serikat. Dua Pelajar Tewas

Siswa SMP di Kentucky, Amerika Serikat, menembak dua rekannya hingga tewas di sekolahnya. Penembakan brutal itu juga melukai 17 pelajar lainnya.

Penembakan terjadi sekitar pukul 8 pagi waktu setempat di Marshall County High School, Benton, Kentucky. Insiden ini menambah daftar panjang penembakan yang terjadi di sekolah-sekolah AS.

Dilansir dari New York Times, Rabu, 24 Januari 2018, Kepolisian Kentucky dan Gubernur Matt Bevin menyebut ada 14 pelajar yang menjadi korban dan dua di antaranya tewas.

Bevin mengungkapkan, dua remaja yang tewas berusia 15 tahun. Seorang meninggal di tempat dan lainnyaa saat dalam perawatan di rumah sakit.

Lima dari 12 siswa yang terluka dibawa ke rumah sakit untuk perawatan trauma, sedangkan sisanya menderita luka non tembak.

Pelaku merupakan pelajar berusia 15 tahun. Dia masuk ke sekolah dengan membawa pistol dan mulai menembak. Dia ditangkap tanpa perlawanan di lokasi kejadian.

Media setempat melaporkan bahwa kepolisian bergerak menangani penembakan di SMA itu sekitar pukul 08.00 waktu setempat, lokasi kejadian saat ini sudah diamankan dan tersangka sudah ditangkap.

Para siswa kemudian dievakuasi ke sebuah sekolah menengah lainnya di dekat SMA Marshall County untuk dijemput oleh orang tua mereka.

Kepolisian Kentucky kemudian menangkap seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun yang melakukan penembakan di sebuah sekolah. Akibat aksi brutalnya itu, dua orang tewas dan 13 lainnya terluka.

“Penembak akan didakwa dengan dua tuduhan pembunuhan dan beberapa percobaan percobaan pembunuhan,” kata Kepolisian Negara Bagian Kentucky seperti dilansir dari Reuters, Rabu (24/1/2018).

Pihak kepolisian sendiri belum mengungkap motif penembakan tersebut namun mengatakan mereka yakin remaja, yang belum diidentifikasi itu, bertindak sendirian.

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan di Marshall County High School, Kentucky, Amerika Serikat.

“Pada Selasa (23/1/2018), terjadi penembakan di Marshall County High School, Kentucky, AS, tidak ada WNI yang menjadi korban dan terlibat dalam insiden ini,” kata pernyataan yang dilansir laman Twitter resmi Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Rabu.

Namun demikian, seluruh WNI di Amerika Serikat, khususnya di wilayah Kentucky, diimbau untuk selalu waspada dan menjaga keselamatan diri masing-masing.