Tiga Mati Karena Minuman Keras

Pesta minuman beralkohol yang di campur dengan minuman lain kembali menelan korban jiwa. Sedikitnya tiga orang warga Desa Batang Nadengan, Kecamatan Sungai Kanan Kabupaten Labuhanbatu Selatan tewas secara beruntun.
“Iya benar, ada tiga orang yang meninggal dunia setelah mengkonsumsi minuman beralkohol yang dicampur-campur,” kata Kapolsek Langga Payung, AKP. Dodi Nainggolan, Minggu ketika di konfirmasi.
Dia memaparkan, peristiwa itu terjadi setelah puluhan pemuda berkumpul pada, Kamis (26/10) malam, saat acara pernikahan warga di daerah itu.
Ketika acara semakin larut, mereka kembali membeli minuman beralkohol dan meracik minuman keras (miras) itu, setelah menyatukannya dengan bir hingga minuman bersoda yang diwarnai dengan hiburan musik.
Dodi menjelaskan, usai Miras di konsumsi bersama-sama mereka pulang kerumahnya masing-masing dengan tertib.
Keesokan harinya, Jumat (27/10) pagi sekira pukul 07.30 WIB, seorang pemuda bernama Gimson Siregar, 28 warga Desa Batang Nadengan yang ikut dalam pesta Miras di kabarkan meninggal dunia diduga akibat keracunan Miras, dan jenazahnya dimakamkan sebelum Salat Jumat.
Pada hari Sabtu (28/10) siang hari, Ahmad Sutrisno Harahap, 36 dan Taprani Harahap, 28 yang ikut dalam pesta Miras itu di kabarkan mengalami muntah-muntah, mengeluh sakit kepala dan sesak nafas.
Karena kondisinya memburuk, sutrisno sempat korban dilarikan ke Klinik Raifan, Langga Payung. Namun, nahas dialami Taprani yang tewas dalam perjalanan ke luar Desa.
Setelah menjalani perawatan, Sutrisno yang juga Kaur. Keuangan Desa Batang Nadengan ini di perbolehkan pulang dan dirawat di kediamannya.
Nahas juga bagi Sutrisno, dia tewas usai beberapa jam berada di rumahnya dan mereka di makamkan pada Minggu (29/10) siang.
“Iya benar mereka bertiga telah meninggal dunia dan para korban sempat bertemu dan melayat ke rumah alm. Gimson pada malam Sabtu,” kata Kepala Desa Batang Nadengan, Bosi Rambe.
Bosi menjelaskan, pada Sabtu siang itu banyak korban yang berjatuhan hingga kritis dan sudah di rujuk ke RSUD Rantauprapat, yakni Riswan Hasibuan dan Nikmat Siregar.
Sedangkan, Darwis Siregar, Muksin Nasution, Romatua Siregar dan Lintas Harahap di rawat di Klinik Raifan. Mereka dalam keadaan sehat walaupun pandangan dan kepalanya masih terasa pusing.
Sementara, Lintas Harahap ketika ditemui mengakui ada belasan pemuda silih berganti mengkonsumsi Miras campuran itu hingga larut malam. Namun dirinya tidak mengetahui Miras tersebut dioplos dengan minuman lainnya.
“Saya sempat minum setengah gelas kecil dan rasanya panas seperti terbakar, untung saya masih selamat dan masih terasa mual dan pusing,” katanya.
Hingga saat ini petugas kepolisian masih berupaya menyelidiki penyebab pasti tewasnya tiga pemuda di desa Desa Batang Nadengan, petugas sudah mengamankan berupa barang bukti belasan merek botol minuman beralkohol dan soda di Polsek Langga Payung.