Sembilan Tersangka Teroris Dari Bima Dibawa Ke Mabes Polri

Sembilan warga yang berasal dari Penatoi, Kecamatan Mpunda, Bima Kota, idikirim ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror.

Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui peran dan keterlibatannya dalam kelompok teroris yang melakukan aksi penembakan terhadap dua anggota Polres Bima Kota pada 11 September lalu.

Dari sembilan warga yang diamankan, salah satu diantaranya berinisial MIT alias Iqbal, diduga turut terlibat dalam aksi penembakan anggota kepolisian di Bima Kota.

“Jadi sudah ada pengakuan bahwa dia (Iqbal) yang melakukan,” ujarnya.

Iqbal melakukan aksi penembakan bersama RFJ alias Yaman, yang sebelumnya tewas dalam aksi baku tembak dengan aparat kepolisian gabungan dibawah kendali Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror pada Senin (30/10) di pegunungan Oi Sarume, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima.

Sementara untuk penembakan anggota kepolisian di TKP kedua, diketahui MA alias One Dance yang tewas bersama rekannya, Yaman, melancarkan aksi penembakan bersama Imam Munandar, otak komplotan radikal yang sampai saat ini keberadaannya masih dalam perburuan polisi di lapangan.

Terkait dengan hal tersebut, Tajuddin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan diam dan memastikan bahwa pengejaran Imam Munandar yang disinyalir membawa senjata api rakitan masih terus berlanjut.

“Sampai kapan pun juga kita akan kejar. Karena semua datanya sudah kita pegang,” katanya.