Polisi Sukabumi Membekuk Pengeroyok Pelajar Hingga Tewas

Polres Sukabumi Kota berhasil membekuk dua pelaku pengeroyokan terhadap Raihan Jamal Akram (17) pelajar kelas XII SMK Lodaya Sukabumi pada Jumat (17/11/2017).

Keduanya yakni MR (15) Kampung Cikondang RT 39/09 Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan dan I (15) warga Kampung Cibolang Kidul RT. 33/08 Desa Cibatu Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi. Keduanya merupakan pelajar SMK Teknika Cisaat.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Yadi Kusyadi menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi dan beberapa alat bukti yang berhasil diamankan, dua pelaku telah melakukan penganiayaan hingga berujung kematian terhadap korban.

“Dua pelaku merupakan pelajar SMK Tehnika dan mereka terduga sebagai pelaku pengeroyokan kepada korban hingga meninggal dunia,” paparnya kepada Radar Sukabumi, Senin (20/11/2017).

Menurut Yadi, ada dua saksi yang dihadirkan untuk mendapatkan keterangan demi meyakinkan bahwa pelaku terlibat pada pengeroyokan terhadap korban.

“Yang jelas, ada dua saksi yang kita panggil. Dia adalah yang mengetahui pasti waktu kejadian. Makanya untuk penangkapan sendiri, tidak berlangsung lama, hanya selang satu hari kita berhasil amankan pelaku,” beber Yadi

sebelumnya dua SMK swasta terlibat bentrok di Jalan Raya Cikukulu -Cibadak, tepatnya di dekat Hotel Agusta, Kecamatan Cicantayan, sekira pukul 12.30 WIB, Jum’at (17/11/2017).

Akibat dari aksi ini, satu orang diantaranya mengalami luka bacok dan harus dilarikan ke rumah sakit namun meninggal duni . Peristiwa ini bermula saat sejumlah siswa SMK swasta yang berada di Cisaat hendak pulang dari sekolahnya dengan menggunakan angkutan kota (Angkot) 07).

Saat tiba di Jalan Raya Cikukulu, terdapat segerombolan siswa SMK swasta Cibadak yang sedang nongkrong di pinggir jalan.

Angkot yang ditumpangi oleh para pelajar SMK dari Cisaat, tiba-tiba dikejar hingga akhirnya berhasil dihentikan oleh segerombolan siswa SMK yang berasal dair Cibadak. Padahal waktu itu kondisi jalan sedang padat oleh kendaraan. Mereka kemudian terlibat bentrok hingga menewaskan seorang pelajar.