Pembunuh Dosen Universitas Cendrawasih Sudah Ditangkap

 

Kepolisian Daerah Polres Jayapura Kota telah menangkap MW (30 th), pelaku pembunuhan dosen Universitas Cenderawasih, DR Suwandi, di kawasan Buper Waena, Kota Jayapura, Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal didampingi Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait dalam keterangan persnya kepada wartawan mengatakan, tersangka MW (30 th) yang merupakan PNS di lingkungan RSUD Wamena merupakan mahasiswa tugas belajar di Uncen.

Tersangka MW ditangkap di Wamena, Senin (27/11) sedangkan dua rekannya hingga kini masih dalam pencaharian, kata Kombes Kamal seraya menambahkan, dari hasil penyelidikan terungkap tersangka merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan di wilayah Polres Jayapura.

Saat melakukan aksinya tersangka mengaku dalam keadaan mabuk akibat minum minuman beralkohol, kata Kombes Kamal.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait mengatakan, setelah membunuh DR.Suwandi para pelaku merampas sepeda motor korban.

Anggota hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap dua rekan tersangka yang sudah masuk dalam DPO Polres Jayapura Kota, kata Kapolres Jayapura Kota AKBP Tober Sirait.

Pada Kamis 11 Mei 2017 lalu, DR Suwandi, dosen Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, tewas dibunuh di Jalan Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.30 WIT.

Kepala Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Yahya Rumra ketika itu  mengatakan, hingga kini jajarannya tengah menyelidiki kasus yang telah menghebohkan warga di Ibu Kota Provinsi Papua itu “Ini kasus pencurian dengan kekerasan karena motor korban jenis motor sport diduga dibawa lari oleh pelaku pembunuhan,” kata Iptu Yahya saat  itu.

Berdasarkan keterangan dari saksi, yang juga hendak pulang ke arah Buper Waena, saksi melihat di tikungan jalan dekat Gedung Pramuka ada dua orang pelaku yang menggunakan parang. Mereka melakukan penganiayaan terhadap Suwandi.

“Karena takut, saksi yang melihat langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsub Sektor Heram. Laporan ini langsung ditindaklanjuti dengan menuju TKP,” katanya.

Setelah sampai di TKP, Danton Dalmas bersama anggotanya langsung mengamankan lokasi dan membawa korban ke RS Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan medis. “Korban mengalami luka bacok pada lengan tangan kiri, kepala bagian belakang, punggung kiri, dan punggung kanan. Korban meninggal dunia di RS Dian Harapan,” katanya.

Yahya mengemukakan, korban Suwandi hendak membayar tagihan listirk lewat ATM Bank Mandiri di Waena. “Dari keterangan anak korban, Pak Suwandi keluar rumah dari Perumahan Dosen Uncen Buper Waena dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda CB150R warna hitam yang bertujuan membayar tagihan listrik melalui ATM Bank Mandri,” katanya.

Yahya mengatakan, polisi telah menemukan barang bukti berupa sebilah parang dan helm warna hitam tak jauh dari TKP.