Orang Kuat Di Meikarta

Taipan pengembang James Riady bos Lippo Grup, hari Minggu, 29 Oktober 2017 punya hajat besar melakukan pemasangan atap (topping off) dua tower bangunan yang disebut akan menjadi kota Meikarta.

Sebagai taipan besar, tamu yang datang tentu juga orang-orang besar dan penting. Diantara yang hadir tampak Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, tangan kanan Presiden Jokowi.

Hadirnya Luhut menunjukkan bahwa acara tersebut sangat penting dan serius. Sebab bila dilihat dari  posisinya sebagai Menko Maritim, maka sebenarnya prosesi pemasangan atap tower itu tidak nyambung dan tidak kaitannya dengan jabatannya.

Tapi boleh jadi Lippo ingin menunjukkan bahwa proyek raksasa senilai Rp.278 triliun itu direstui oleh pemerintah pusat dan orang-orang kuat. Maklumlah proyek yang menelan lahan pertanian rakyat yang umumnya kaum pribumi di kawasan Cikarang, Bekasi, tersebut menjadi kontroversial karena belum memperoleh izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kehadiran Luhut menegaskan dukungan pemerintahan Jokowi terhadap proyek Meikarta. Ini merupakan isyarat dan pesan yang sangat jelas dan terang benderang bagi Pemprov Jabar, dalam hal ini Wagub Deddy Mizwar (Demiz) yang selama ini mempermasalahkan proses pembangunan Meikarta.

Sebelumnya Mendagri Tjahjo Kumolo pada sebuah kesempatan juga sempat menyindir Deddy Mizwar, karena dinilai menghambat program investasi yang sangat diagung-agungkan oleh pemerintah.

Presiden Jokowi sejauh ini belum pernah menyampaikan pernyataan apapun soal sengkarut Meikarta. Oleh karena itu belum diketahui apakah Joko Widodo juga termasuk orang kuat di Meikarta.