Lima Pekerja Ilegal Dari Cina Diamankan Aparat Cianjur

Makin banyak saja warga Cina yang menyusup ke Indonesia untuk al. bekerja secara ilegTim Pengawasan Orang Asing Cianjur, Jawa Barat, amankan lima orang warga negara asing asal RRC dari perusahaan tambang di Kecamatan Cikalong Kulon, karena tidak memiliki izin tinggal dan bekerja.

Kelima WNA tersebut tidak dapat menunjukan dokumen izin tinggal dan dokumen resmi untuk bekerja, bahkan dua orang diantaranya tidak mengantongi paspor atau dokumen sama sekali.

Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi, Hasrullah sebagai ketua Tim Pora, di Cianjur, Selasa, 28/11/2017, mengatakan diamankanya kelima orang tenaga kerja asing itu, berawal dari laporan warga dan sidak yang dilakukan pihaknya ke sejumlah perusahaan di Cianjur.

Sidak dilakukan bersama anggota tim yang terdiri dari anggota Kodim 0608 Cianjur, Polres Cianjur, Badan Kesbangpol Cianjur, Disnakertrans dan Kejaksaan Negeri Cianjur.

“Temuan ini berdasarkan hasil penyelidikan dan banyaknya informasi yang masuk terkait TKA ilegal di Cianjur, tepatnya di Cikalong. Setelah dilakukan sidak kami mendapati ima orang TKA ilegal yang sempat melarikan diri,” katanya, Selasa, 28/11/2017.

Namun tambah dia, petugas berhasil menangkap TKA tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan seluruhnya menyalahi izin tinggal, meskipun tiga orang diantaranya dapat menunjukan paspor kujungan bukan untuk bekerja.

“Kelima TKA ini asal RRC tersebut akan kami bawa ke Kantor Imigrasi Sukabumi dan dilakukan pendalaman. Kami belum bisa memastikan bagaimana TKA tersebut bisa masuk dan bekerja di Cianjur, terutama yang tidak memiliki dokumen resmi,” katanya.

Pihaknya akan mendalami dengan mencari keterangan dari TKA dan pihak perusahaan yang mempekerjakan mereka. Sedangkan sanksi yang akan dikenakan terhadap perusahaan, pihaknya menyerahkan pada dinas dan aparat hukum terkait.

Atas temuan tersebut, ungkap dia, pihak akan lebih meningkatkan pengawasan bersama tim Pora Cianjur, guna mengatasi bebasnya TKA masuk ke Cianjur, tanpa harus mengantongi dokumen resmi.

Pihaknya mencatat TKA yang terdaftar sebagai pekerja di wilayah Cianjur, sebanyak 273. sedangkan yang ilegal pihaknya masih harus melakukan pendalaman, namun pihaknya memperkirakan masih banyak TKA ilegal berkeliaran di Cianjur.

Sementara Ujang (50) karyawan dari perusahaan tambang dimana TKA ilegal bekerja, mengungkapkan, kelima orang tersebut bekerja sebagai tenaga ahli sejak dua bulan yang lalu di tambang bahan dasar logam tersebut.

“Mereka hanya mengajarkan pekerja lokal, bagaimana caranya mengolah logam. Mereka ditempatkan pihak perusahaan dari Jakarta. Saat ini, saya hanya mendampingi mereka ke Imigrasi,” katanya.