Jangan Harap Syamsul Nursalim Memenuhi Panggilan KPK

Sudah dua kaloi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Syamsul Nursalim untuk diperiksa. KPK juga sudah dua kali memanggil Itjih Nursalim,  istri Syamsul Nursalim. Namun belum pernah hadir.

Dari unsurt swasta KPK juga memanggilJusup Agus Sayono. Ketiganya akan diperiksa sebagai saksiuntuk Syafruddin Arsyad Temenggung, mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN)..

“Surat panggilan sudah disampaikan ke kediaman yang bersangkutan di Singapura. Kami berkoordinasi dan meminta bantuan otoritas setempat namun, dua saksi tersebut tidak datang,” kata Febri beberapa waktu lalu.

Sjamsul adalah pemilik Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) dan PT Gajah Tunggal yang sudah lari ke luar negeri. Ia terakhir kali berada di Singapura di rumah duka Mount Vernon Parlour saat melayat pengusaha Liem Sioe Liong pada 18 Juni 2012.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Syafruddin Arsyad Temenggung terkait kasus korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Senin.

Berdasarkan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kerugian keuangan negara kasus indikasi korupsi  penerbitan SKL terhadap BDNI adalah Rp4,58 triliun.

KPK telah menerima hasil Audit investigatif itu 25 Agustus 2017 yang dilakukan BPK terkait perhitungan kerugian negara dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian SKL kepada pemegang saham pengendali BDNI tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN.

Dari laporan itu diketahui nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp4,58 triliun dari total kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada BPPN sebesar Rp4,8 triliun.

BPK menyimpulkan ada indikasi penyimpangan dalam pemberian SKL pada BDNI, yaitu SKL tetap diberikan walaupun belum menyelesaikan kewajiban atas secara keseluruhan.