Tes Kanker Payudara Di Kejaksaan Agung

Ini bukan memang perkara hukum. Tapi penting. Setidaknya ada sekitar 1000 orang yang terdaftar untuk mengikuti pemeriksaan IVA, test dan sadanis kanker payudara atau pemeriksaan leher rahim (serviks) di Kejaksaan Agung. Kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini ada tidaknya kanker khususnya di tubuh kaum perempuan.

Kegiatan yang digelar Ikatan Adyaksa Dharmskarini (IAD) bekerjasama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja itu diperuntukkan bagi anggota dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi risiko kanker serviks dan payudara yang ada di Indonesia.

“Tujuannya untuk mendeteksi payudara dan kanker serviks kepada kaum perempuan. Ini sudah kali ke IV IAD gelar dan kali ini kerjasama dengan OASE Kabinet Kerja,” ujar Ketua Umum IAD, Ros Ellyana Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Dia menjelaskan IAD mengelar kegiatan baksos ini juga pernah digelar di Medan Sumatera Utara, Sukabumi Jawa Barat, Kupang Nusa Tenggara Timur, dan Jakarta. Karenanya peserta yang ikut apabila terdeteksi selanjutnya akan ditangulangi untuk berobat ke rumah sakit dengan mengunakan BPJS.

“Kegiatan ini hanya mendeteksi saja, kita doakan semua sehat. Kalau, ada yang positif bisa dibawa ke rumah sakit kanker seperti RS Darmahis, mudah-mudahan tak sampai kesana ya. Mereka bisa mengunakan BPJS. Di Medan yang ikut mendeteksi ada sekitar 700 orang,” ujarnya seraya menambahkan Tim medis kerjasama dengan Dinas Kesehatan Propinsi DKI.

Sementara Jaksa Agung, HM Prasetyo mengapresiasi kegiatan bahkti Sosial ini untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat, termasuk mengurangi resiko kanker serviks dan payudara yang ada di Indonesia.

“Para ibu-ibu harus mengerti pentingnya pemeriksaan dini, jangan sampai ketahuan setelah lanjut seperti yang dialami artis almarhum Julia Perez, kalau dilakukan pencegahan pemeriksaan sejak dini penyembuhanpun lebih besar,” ucap Prasetyo.

Melihat besarnya, animo masyarakat yang datang dari lima wilayah DKI Jakarta, Jaksa Agung langsung memberi pujian terhadap kepedulian kaum hawa terhadap bahaya kanker Servick dan kanker Payudara.

“Kita apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada ibu-ibu, yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat berguna bagi para wanita ini,” uiar nya.

Lanjut dia, apabila hasil pemeriksaan tersebut ada warga yang terjangkit penyakit ini segera melaporkan kepada BPJS agar warga tersebut segera ditanggani. Apalagi biaya yang dibutuhkan untuk memeriksa penyakit tersebut sangat mahal.

“Nanti BPJS yang langsung menangganinya hingga tuntas,” imbuhnya.

Kegiatan baksos yang diadakan IAD Kejagung ini disaksikan langsung oleh Jaksa Agung HM Prasetyo, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K), Plt Wakil Jaksa Agung Bambang Waluyo, Jampidum Noor Rachmad, Jampidsus Arminsyah, Kapuspenkum M Rum, seluruh anggota IAD mulai dari lingkungan Kejagung, wilayah DKI Jakarta, serta pegawai wanita dan masyarakat.