Kejati Jakarta Kembalikan Berkas Penganiaya Hermansyah Ke Polda Metro

JAKARTA — Pihak Polda Metro Jaya akhrinya menerima pengembalian berkas perkara lima tersangka kasus penganiayaan Hermansyah. Pengembalian berkas perkara itu lantaran menurut JPU Kejati DKI Jakarta belum lengkap syarat formil maupun materiil.

Kasubdit Jatanras Direktorar Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Handy Kurniawan mengatakan, pihaknya siap melengkapi berkas yang diminta Jaksa Penuntut Umum DKI. “Minggu ini sudah bisa dikirim kembali,” kata Handy, Sabtu (7/10/2017).

Handy menuturkan, hanya satu petunjuk yang diminta Jaksa dari Kejaksaan Tinggi DKI yang mesti dilengkapi agar bisa naik ke penuntutan di persidangan. “Hanya satu petunjuk yaitu untuk meminta hasil pemeriksaan dokter dari RSPAD,” ujarnya.

Hendy mengatakan, memeriksa tim dokter dari RSPAD bukan diminta keterangan terkait tindak pidananya. Akan tetapi diminta menjelaskan hasil pemeriksaan medis terhadap korban. “Diperiksa untuk menjaskan rekam medis korban penganiayaan Hermansyah,” katanya.

Seperti diketahui Laurens Paliyaman, Edwin Hitipeuw, Erik, Richard, dan diciduk tim Jatanras Polda Metro setelah menganiaya Hermansyah di Tol Jagorawi KM 6 Jakarta Timur. Tersangka bernama Domingus sempat buron namun akhirnya menyerahkan diri ke Polda Metro tanggal 18 Juli 2017.
Hermansyah , dosen ITBm yang seharusnya menjadi saksi ahli Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) dalam kasus yang melibatkan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan di Tol Jagorawi KM 6 (antara TMII – Tol JORR) Jakarta Timur pada Rabu (12/7/2017) dini hari.

Kejadian penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, ketika itu Hermansyah dan adiknya menggunakan 2 mobil dari arah Jakarta bermaksud pulang ke Depok. Hermansyah menggunakan mobil Toyota Avanza nomor polisi B-1086-ZFT.

Ketika iringan pulang di Tol Jagorawi, mobil yang dikendarai adiknya kejar-kejaran dan saling pepet dengan mobil sedan sehingga mobil adiknya kesenggol. Hermansyah berinisiatif membantu adiknya dengan mengejar mobil sedan tersebut, dari arah belakang ada mobil Honda Jazz yang merupakan teman dari pengendara mobil sedan memepet mobil korban.

Setelah Hermansyah turun dari mobil, langsung diserang oleh para pelaku yang berjumlah sekitar 5 orang, dan seorang di antaranya menggunakan senjata tajam setelah itu para pelakunya melarikan diri. Karena kejadian tersebut, ia mengalami luka di bagian kepala, leher, dan tangan. Korban pun langsung ditolong petugas Jasa Marga kemudian korban dibawa ke RS Hermina Depok.

Sofyan Hadi