Akhirnya Panglima TNI, Kapolri, Dan Ka-BIN Bertemu Juga

 

 

Empat hari lalu, persisnya Senin 2 Oktober 2017, Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawan untuk bertemu di kantor Menkopolkan pada Selasa 3 Oktober 2017. Hal ini untuk menyelesaikan polemik pembelian 5.000 pucuk senjata api.

“Untuk masalah isu soal senjata saya sudah minta semua pihak supaya enggak bicara dulu lah ya. Kita selesaikan di dalam. Sementara kita akan selesaikan. Rencana rapat besok ya, semua saya undang,” kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 2 Oktober 2017.

Namun, mungkin karena suatu hal, pertemuan itu baru dapat dilaksanakan pada Jumat 6 Oktober 2017. Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Jenderal Budi Gunawan dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendatangi Kemenko Polhukam, pada hari ini. Keduanya datang sekitar pukul 10.00 Wib.

Budi Gunawan mengenakan kemeja batik coklat langsung menuju masuk Kemenko Polhukam. Budi Gunawan hanya melemparkan senyum saat ditanya awak media.

Disusul Jenderal Tito Karnavian tiba di lokasi. Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga hanya melemparkan senyum saat ditanya perihal rapat hari ini.

Terlihat pula Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi juga mendatangi gedung Polhukam. Selain itu, Menteri Pertahanan Ryamizard juga tiba di lokasi.

Lantas Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo turut mendatangi lokasi. Rapat digelar secara tertutup.

Tak ada satupun diantara mereka yang memberi keterangan pada wartawan perihal agenda pertemuan tersebut.

Ka-BIN, Menko Polhukam, Panglima TNI, Kapolri (dari kiri foto Tempo.co)

 

Syukurllah Menko Polhukam Wiranto bersedia menjelaskan bahwa ia sengaja mengundang para pejabat tersebut karena butuh koordinasi dan membahas regulasi. Sehingga Wiranto mengaku perlu adanya rapat ini. “Saya sampaikan bahwa koordinasi para pejabat terkait, BIN, Polri, TNI, Pindad, BNN semua aparat penegakan yang menggunakan senjata. Saya datang kembali menyangkut penggunaan dan regulasi,” kata Wiranto sebelum acara di Kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Halis pertemuan belum dapat diketahui sampai usai pertemuan dan ada yang memberi penjelasan.